JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026). Rupiah naik 0,23 persen atau 42 poin ke level Rp17.953 per dolar AS, sementara indeks dolar AS (DXY) melemah tipis 0,02 persen ke 100,83.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah tetap fluktuatif dan berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp17.990–Rp18.050 per dolar AS. Pada penutupan Kamis (2/7), rupiah ditutup melemah 43 poin ke Rp17.995 per dolar AS.
Berikut kurs dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Jumat (3/7/2026):
BCA
E-rate: beli Rp17.948, jual Rp17.968
TT counter: beli Rp17.795, jual Rp18.070
Bank notes: beli Rp17.795, jual Rp18.070
BRI
E-rate: beli Rp17.878, jual Rp18.051
TT counter: beli Rp17.850, jual Rp18.150
Mandiri
Special rate: beli Rp17.935, jual Rp17.965
TT counter: beli Rp17.740, jual Rp18.040
Bank notes: beli Rp17.770, jual Rp18.070
BNI
Special rate: beli Rp17.938, jual Rp17.968
TT counter: beli Rp17.900, jual Rp18.050
Bank notes: beli Rp17.900, jual Rp18.050
Pergerakan kurs dolar di bank-bank besar nasional ini mencerminkan kombinasi sentimen global dan domestik yang masih membayangi pasar keuangan Indonesia.