JAKARTA – Harga emas ANTAM Retro pada Kamis (2/7/2026) kembali menjadi perhatian para pemburu logam mulia keping lama. Produk emas batangan keluaran lama dari PT Aneka Tambang ini masih diperjualbelikan meski desain sertifikat dan kemasannya sudah tidak lagi diproduksi.
Berikut rincian harga emas ANTAM Retro per keping di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, update pukul 08.30 WIB:
- 0,5 gram: Rp1.501.000 (Rp1.504.753 + PPh 0,25%)
- 1 gram: Rp2.902.000 (Rp2.909.255 + PPh 0,25%)
- 2 gram: Rp5.744.000 (Rp5.758.360 + PPh 0,25%)
- 3 gram: Rp8.591.000 (Rp8.612.478 + PPh 0,25%)
- 5 gram: Rp14.285.000 (Rp14.320.713 + PPh 0,25%)
- 10 gram: Rp28.515.000 (Rp28.586.288 + PPh 0,25%)
- 25 gram: Rp71.162.000 (Rp71.339.905 + PPh 0,25%)
- 50 gram: Rp142.245.000 (Rp142.600.613 + PPh 0,25%)
- 100 gram: Rp284.412.000 (Rp285.123.030 + PPh 0,25%)
Apa itu Emas ANTAM Retro?
Emas Retro adalah keping emas batangan dengan desain sertifikat dan kemasan lama, sebelum ANTAM merilis desain baru dengan teknologi CertiEye. Meski desain lama sudah tidak diproduksi, emas retro tetap sah dan diakui keasliannya selama sertifikat dan fisik emas tidak rusak.
Produk ini banyak diburu kolektor maupun investor karena dianggap memiliki nilai historis tersendiri, meski secara fungsi tetap sama dengan emas ANTAM keluaran terbaru, yakni sebagai instrumen investasi logam mulia bersertifikat LBMA.
Selain emas fisik, kini investasi emas juga hadir dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUt). Emas kripto menawarkan fleksibilitas dengan modal mulai Rp11.000, bisa diperdagangkan 24 jam, spread lebih rendah, serta diawasi OJK.
Dengan tren ini, investor memiliki pilihan beragam: tetap mengoleksi emas fisik seperti ANTAM Retro atau mencoba instrumen modern berbasis blockchain.