FINANSIALFOKUS.COM — PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga saham perseroan. Pernyataan itu disampaikan sebagai jawaban atas permintaan klarifikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek BABP.
Corporate Secretary Bank MNC Internasional Edward Kennetze menyampaikan penjelasan tersebut melalui keterbukaan informasi pada Kamis (17/9/2026). Klarifikasi diberikan setelah BEI mengirim surat nomor S-11912/BEI.PP2/09-2026 soal pergerakan transaksi saham perseroan.
Edward menegaskan manajemen tidak memiliki pengetahuan atas informasi maupun fakta material yang bisa memengaruhi harga saham BABP. Hal itu juga disebut tidak menjadi pertimbangan investor dalam mengambil keputusan investasi.
Harga Saham BABP Terkoreksi 13,7% Sejak Awal Tahun
Di pasar, saham BABP bertahan di level Rp50 selama sebulan terakhir. Dibandingkan posisi awal tahun, harga saham perseroan sudah terkoreksi 13,7% dari Rp58 pada 2 Januari 2026.
Penurunan itu membuat BABP menjadi salah satu saham bank kecil yang bergerak di bawah radar investor. Likuiditas saham di level Rp50 juga membuat pergerakan harga relatif sensitif terhadap transaksi dalam volume kecil.
Alasan Bank MNC Membantah Tahu Adanya Informasi Material
Edward merujuk ketentuan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik. Aturan itu menjadi dasar pernyataan perseroan yang tidak mengetahui adanya fakta material yang belum disampaikan ke publik.
Manajemen juga menyatakan tidak mengetahui adanya kegiatan pemegang saham tertentu yang wajib dilaporkan. Ketentuan yang dimaksud adalah POJK Nomor 4 Tahun 2024, yang mencakup kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka serta aktivitas menjaminkan saham.
Pernyataan serupa disampaikan terkait Peraturan I-E BEI. Perseroan memastikan tidak ada informasi material yang belum diungkap ke publik yang bisa memengaruhi harga efek maupun keputusan investasi pemodal.
Belum Ada Rencana Aksi Korporasi Tiga Bulan ke Depan
Dari sisi aksi korporasi, Bank MNC Internasional memastikan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat. Edward menyebut kondisi itu berlaku setidaknya untuk periode tiga bulan mendatang.
Perseroan turut memastikan tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lain yang bersifat material. Termasuk hal-hal yang berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan yang belum disampaikan kepada publik.
Arti Klarifikasi BEI bagi Investor BABP
Permintaan klarifikasi BEI lewat surat S-11912/BEI.PP2/09-2026 menandakan otoritas bursa menaruh perhatian pada pola transaksi efek BABP. Langkah ini lazim ditempuh BEI ketika ada pergerakan harga atau volume yang tidak wajar di luar kebiasaan.
Bagi investor, jawaban manajemen menegaskan tidak ada katalis internal yang sedang disembunyikan di balik pergerakan saham. Namun pernyataan "tidak mengetahui" tidak otomatis menghapus risiko likuiditas dan volatilitas yang melekat pada saham berharga Rp50.
Bank MNC Internasional merupakan emiten bank yang terafiliasi dengan Hary Tanoesoedibjo. Pergerakan sahamnya kerap dikaitkan dengan sentimen terhadap grup usaha MNC, meski perseroan tidak menyebut faktor eksternal apa pun dalam keterbukaan informasi kali ini.
BEI belum merilis pernyataan lanjutan soal hasil klarifikasi tersebut. Investor yang memegang BABP disarankan mencermati perkembangan pengumuman bursa berikutnya untuk melihat apakah ada tindakan lanjutan, termasuk potensi pemantauan khusus atas pola transaksi saham perseroan.