DENPASAR – Harga properti yang terus bergerak naik membuat kepemilikan rumah menjadi tantangan bagi pasangan muda dan generasi produktif. Untuk membuka akses lebih luas, Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (REI) Bali bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghadirkan BRI REI Expo 2026 dengan berbagai pilihan hunian, promo menarik, dan kemudahan pembiayaan KPR.
Pameran properti terbesar di Bali ini berlangsung selama sembilan hari, mulai 4 hingga 12 Juli 2026 di Living World Denpasar. Sebanyak 17 pengembang menghadirkan ribuan hunian, mulai dari rumah subsidi hingga hunian komersial yang tersebar di sembilan kabupaten/kota. Koordinator BRI REI Expo 2026, Ari Hendra, menyebutkan sebanyak 500 unit hunian komersial dan 1.000 rumah subsidi ditawarkan kepada masyarakat.
Ketua DPD REI Bali, Anak Agung Made Darma Setiawan, optimistis target transaksi Rp50 miliar dapat tercapai. “Tahun lalu target Rp40 miliar tercapai, jadi kami yakin target Rp50 miliar dengan dukungan BRI akan tercapai,” ujarnya. Berbagai promo disiapkan, mulai dari pembebasan biaya administrasi KPR hingga bonus tambahan seperti pendingin ruangan.
Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, menambahkan bahwa BRI menghadirkan program khusus selama expo. “Selama BRI REI Expo 2026 kita menawarkan bunga 1,75 persen fixed satu tahun, bebas biaya provisi dan administrasi,” jelasnya. Penawaran ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan hunian.
Sekretaris Jenderal DPD REI Bali, Ketut Sony Sasana, menegaskan expo ini tidak hanya meningkatkan penjualan properti, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ketua Panitia Rakerda REI Bali, Anak Agung Ngurah Ananta Wijaya, menambahkan bahwa expo dikemas sebagai kegiatan keluarga dengan hiburan, termasuk penampilan Dudy Oris pada pembukaan 4 Juli dan Crazy Horse pada penutupan 12 Juli 2026.