Program KPR Subsidi FLPP untuk Driver Gojek, Cicilan Ringan Bunga Tetap 5 Persen Seumur Tenor

Senin, 06 Juli 2026 | 12:20:38 WIB
Ilustrasi KPR (Sumber foto: NET)

JAKARTA – Pengendara ojek online kini dapat mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tanpa perlu membayar uang muka alias DP. Program ini dijalankan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga cicilan tetap 5 persen sepanjang masa angsuran.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menjelaskan bahwa terdapat serangkaian proses verifikasi untuk memastikan kelayakan driver ojol sebagai penerima KPR subsidi. “BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat,” ujarnya.

  • Adapun syarat utama bagi driver ojol untuk bisa mengajukan KPR subsidi antara lain:
  • Berusia 21–45 tahun
  • Memiliki kinerja baik dalam penyelesaian trip
  • Aktif secara konsisten dalam jam online bulanan
  • Belum pernah memiliki rumah
  • Termasuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)

Untuk wilayah Jabodetabek, batas penghasilan MBR ditetapkan Rp12 juta bagi yang belum menikah dan Rp14 juta bagi yang sudah menikah. Daerah lain memiliki batas penghasilan berbeda sesuai ketentuan.

Skema tanpa DP diberikan melalui kerja sama dengan asosiasi pengembang perumahan subsidi, di mana uang muka sebesar 1 persen dari harga rumah ditanggung oleh pengembang. BP Tapera juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk untuk menjalankan program ini hingga 2027.

Sid menekankan pentingnya literasi keuangan bagi penerima manfaat. “Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” katanya.

Kuota KPR FLPP tahun ini mencapai 350.000 unit, dengan minimum 15 persen dialokasikan untuk pekerja informal, termasuk driver Gojek. Pemerintah berharap program ini dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan mendukung target Program 3 Juta Rumah.

Terkini