Analisis Pergerakan Harga Emas Hari Ini Hadapi Tekanan Pasar

Analisis Pergerakan Harga Emas Hari Ini Hadapi Tekanan Pasar
Harga Emas Hari Ini. ( SUMBEER : NET )

JAKARTA - Dinamika harga emas ataupun XAUUSD diestimasikan tetap menjumpai tekanan pada transaksi Selasa, 1 September 2026.

Berdasarkan kajian dari Sumbernya, analis Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 belum memperlihatkan tanda penguatan yang memadai guna mengubah tren jangka pendek.

dari Sumbernya menyatakan, harga belum mampu mencatatkan penutupan di atas resistance USD4.464 serta malah membentuk swing high baru.

Kondisi itu mengindikasikan tekanan jual masih terlampau kuat sehingga XAUUSD berpeluang melanjutkan penurunan ke arah area support USD4.415 hingga USD4.396.

"Pada grafik H4, upaya buyer untuk membawa harga emas melewati resistance USD4.464 masih belum berhasil," kata dari Sumbernya dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 September 2026.

Menurut kajian Dupoin Futures, kegagalan itu menjadi sorotan sebab resistance tersebut ialah level yang perlu diterobos untuk membuka ruang penguatan selanjutnya.

Selama harga belum mampu ditutup secara meyakinkan di atas level tersebut, seller masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan tekanan dan mendorong harga menuju area yang lebih rendah.

Pembentukan swing high baru pun menjadi bagian krusial di dalam membaca pergerakan XAUUSD sekarang ini.

Keadaan itu memperlihatkan harga masih bergerak pada struktur yang belum seutuhnya mendukung kelanjutan tren bullish.

dari Sumbernya melihat tekanan jual masih berpotensi menguasai apabila harga terus gagal menembus resistance USD4.464.

"Dalam skenario bearish, area support USD4.415 menjadi level pertama yang perlu diperhatikan," ungkap dari Sumbernya.

Apabila support USD4.415 tidak sanggup menahan tekanan jual, harga emas berpotensi meneruskan pelemahan menuju area USD4.396.

Zona tersebut menjadi support selanjutnya di dalam proyeksi Dupoin Futures.

Respons harga di sekitar kedua level tersebut bakal menjadi penting guna melihat apakah tekanan bearish masih berlanjut atau buyer mulai kembali masuk ke pasar.

"Rebound dari area support dapat membuka peluang pemulihan, sementara penembusan support berpotensi memperkuat tekanan penurunan," ujarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index