JAKARTA - Persib Bandung akan menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, markas Bajul Ijo, yang dikenal sebagai salah satu stadion paling menantang di Indonesia.
Persib datang dengan target mempertahankan tren positif sekaligus menjaga posisi puncak klasemen.
Namun, pertandingan ini diprediksi berjalan ketat karena Persebaya saat ini diasuh pelatih berpengalaman Bernardo Tavares, yang pernah membawa PSM Makassar juara. Kehadiran Tavares menghadirkan strategi baru dan ancaman nyata bagi Maung Bandung.
Federico Barba Ingat Pertemuan Pertama
Bek Persib, Federico Barba, mengingat pertemuan pertama mereka melawan Persebaya di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Saat itu Persib menang 1-0, namun serangan balik cepat Persebaya membuat Barba dan rekan-rekannya kewalahan.
“Ya, saya mengingat mereka dari pertemuan sebelumnya. Mereka punya banyak kualitas di barisan depan, kami memprediksi mereka akan coba melakukan serangan balik dengan cepat,” ujar Barba. Pernyataan ini menunjukkan kesiapan mental pemain Persib menghadapi pola permainan Bajul Ijo yang dinamis dan agresif.
Fokus pada Pemain Kunci Persebaya
Pelatih Tavares masih mengandalkan gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera, serta dua penyerang sayap cepat, Bruno Moreira dan Gali Freitas. Ketiganya menjadi perhatian khusus Barba dalam persiapan menghadapi pertandingan.
Barba menegaskan, Persib sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi kecepatan dan kualitas lawan. “Kami sudah bekerja untuk mengantisipasi itu, kami sudah siap juga. Tentunya ini akan sulit, karena mereka berkualitas dan cepat, ini tidak pernah mudah,” kata mantan pemain Como 1907 ini.
Selain itu, Barba menilai Persebaya memiliki karakteristik serangan yang mirip dengan tim-tim asal Thailand yang pernah dihadapi Persib di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Persib sebelumnya menang dari Bangkok United, namun tersingkir di fase 16 besar oleh Ratchaburi FC.
“Sudah cukup tahu dengan tipikal lawan. Mungkin bisa dibilang mirip kualitasnya dengan tim-tim asal Thailand. Jadi semua sudah siap dan kami hanya ingin memainkan pertandingan ini,” tambah Barba.
Memori Kekalahan Musim Lalu Jadi Motivasi
Persib tentu tidak melupakan pengalaman pahit musim lalu, ketika mereka kalah 1-4 di Stadion Gelora Bung Tomo pada 1 Maret 2025. Saat itu, pelatih Bojan Hodak membuat keputusan kontroversial dengan mengganti penjaga gawang Kevin Ray Mendoza demi memasukkan penyerang asing Gervane Kastaneer.
Kekalahan itu menjadi pelajaran berharga bagi Persib. Barba menegaskan, tim datang kali ini dengan mental berbeda, bertekad meraih kemenangan, dan melanjutkan tren positif di klasemen.
“Kami menduga ini akan menjadi laga sulit. Tapi kami sudah bersiap dan datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin lagi dan memenangkan pertandingan ini,” tegasnya.
Strategi Persib Hadapi Serangan Balik Cepat
Kunci Persib untuk meraih kemenangan terletak pada penguasaan bola, disiplin lini pertahanan, serta kemampuan membaca serangan balik lawan. Barba dan rekan-rekannya di lini belakang harus mampu menahan laju pemain sayap Persebaya yang terkenal cepat, sambil menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit pertandingan.
Persiapan matang, pengalaman bertanding, dan kerja sama tim menjadi modal utama Persib untuk meraih hasil maksimal. Laga ini diprediksi berlangsung ketat, karena Persebaya juga mengincar kemenangan untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen.