Penyaluran KPR Bank Danamon Tetap Positif Saat Kenaikan Suku Bunga

Jumat, 11 September 2026 | 19:36:31 WIB
KPR. ( sumber : net )

JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk tetap menaruh optimisme pada prospek bisnis kredit pemilikan rumah (KPR) di tengah tren kenaikan suku bunga.

Pihak perseroan menilai kebutuhan publik terhadap tempat tinggal masih menjadi penyokong utama permintaan KPR.

Sampai paruh pertama tahun 2026, portofolio KPR milik perseroan mengalami kenaikan sekira 7%-9% secara tahunan (year on year/YoY).

Consumer Lending Business Head Bank Danamon Enriko Sutarto mengutarakan, Danamon senantiasa mengawasi situasi pasar serta menyesuaikan diri terhadap bermacam dinamika yang muncul, termasuk pergeseran tingkat suku bunga.

"Permintaan terhadap KPR masih tetap ada, terutama didorong oleh kebutuhan dasar masyarakat akan hunian," ujar Enriko kepada dari Sumbernya, Kamis (10/9/2026).

Guna mempertahankan permintaan tersebut, Danamon terus merancang solusi pembiayaan serta menampilkan bermacam program beserta penawaran yang diselaraskan dengan keperluan nasabah.

Danamon turut memperkuat kolaborasi bersama pihak pengembang, agen properti, serta aneka mitra di dalam ekosistem properti demi memperluas jangkauan pembiayaan sekaligus mengerek pengalaman nasabah.

Enriko menuturkan, perseroan senantiasa mematok target penyaluran kredit pada 2026 yang selaras dengan target ekspansi kredit sektor perbankan.

Pada waktu bersamaan, Danamon tetap mencermati mutu aset yang terlihat lewat rasio loan at risk (LAR), non-performing loan (NPL) bruto, serta cadangan NPL.

Danamon menargetkan lini bisnis KPR tetap mengukir pertumbuhan secara tahunan hingga penghujung tahun 2026.

Distribusi KPR perseroan saat ini dikuasai oleh kalangan menengah sampai menengah ke atas.

Sementara itu, rata-rata ticket size KPR Danamon berada pada kisaran Rp1,5 miliar.

Perseroan menyandarkan diri pada kerja sama dengan pengembang, agen properti serta pihak lain dalam ekosistem properti guna memacu pertumbuhan.

"Danamon tetap optimistis terhadap prospek bisnis KPR dan menargetkan adanya pertumbuhan year on year hingga akhir tahun 2026," kata Enriko.

Menurut pandangan dia, laju bisnis akan terus diarahkan secara sehat serta bermutu dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian.

Dari aspek produk, Danamon saat ini menyuguhkan KPR dengan tingkat suku bunga mulai 3,75% fixed tiga tahun disertai jangka waktu minimal 10 tahun.

Di samping itu, Danamon menghadirkan aneka opsi jangka waktu serta skema pembiayaan yang sanggup disesuaikan dengan keperluan maupun profil peminjam.

Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan keleluasaan bagi calon debitur dalam menyusun rencana kepemilikan hunian.

Demi mendongkrak pengucuran KPR, Danamon bakal memperkokoh inovasi produk serta memperluas basis nasabah.

Strategi tersebut dijalankan lewat cross selling kepada nasabah Danamon serta ekosistem MUFG, di samping mengoptimalkan mutu pelayanan beserta saluran digital.

"Danamon berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset yang sehat," pungkas Enriko.

Terkini