Prediksi Harga Emas Hari Ini, Investor Waspadai Pelemahan

Rabu, 02 September 2026 | 13:04:57 WIB
Harga Emas Hari Ini. ( SUMBEER : NET )

JAKARTA - Pergerakan harga emas atau XAUUSD diprediksikan tetap menghadapi tekanan pada perdagangan Selasa, 1 September 2026.

Berdasarkan analisis dari Sumbernya, analis Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 belum menampilkan isyarat penguatan yang cukup untuk mengubah tren jangka pendek.

dari Sumbernya menuturkan, harga belum sanggup mencatatkan penutupan di atas resistance USD4.464 dan justru membentuk swing high baru.

Situasi itu menandakan tekanan jual masih cukup tangguh sehingga XAUUSD berpotensi meneruskan penurunan menuju wilayah support USD4.415 sampai USD4.396.

"Pada grafik H4, upaya buyer untuk membawa harga emas melewati resistance USD4.464 masih belum berhasil," kata dari Sumbernya dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 September 2026.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, kegagalan tersebut menjadi perhatian lantaran resistance tersebut merupakan level yang wajib ditembus guna membuka ruang penguatan berikutnya.

Selama harga belum sanggup ditutup secara meyakinkan di atas level itu, seller tetap mempunyai kesempatan guna mempertahankan tekanan dan mendesak harga menuju wilayah yang lebih rendah.

Pembentukan swing high baru turut menjadi bagian esensial dalam membaca pergerakan XAUUSD saat ini.

Kondisi tersebut menunjukkan harga masih bergerak di dalam struktur yang belum sepenuhnya menyokong kelanjutan tren bullish.

dari Sumbernya memandang tekanan jual masih berpotensi mendominasi manakala harga terus gagal menembus resistance USD4.464.

"Dalam skenario bearish, area support USD4.415 menjadi level pertama yang perlu diperhatikan," ungkap dari Sumbernya.

Jikalau support USD4.415 tidak sanggup menahan tekanan jual, harga emas berpotensi meneruskan pelemahan menuju wilayah USD4.396.

Zona tersebut menjadi support berikutnya di dalam proyeksi Dupoin Futures.

Tanggapan harga di sekitar kedua level tersebut bakal menjadi krusial guna melihat apakah tekanan bearish tetap berlanjut atau buyer mulai kembali masuk ke pasar.

"Rebound dari area support dapat membuka peluang pemulihan, sementara penembusan support berpotensi memperkuat tekanan penurunan," ujarnya.

Tags

Terkini