BRI Perkokoh Ekosistem Investasi di Kawasan Industri Batam

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:28:58 WIB
BRI Perkuat Ekosistem Investasi Kawasan Industri Batam. ( sumber : net )

BATAM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI senantiasa meningkatkan fungsinya dalam menyokong pengembangan modal dan operasional sektor bisnis di beragam penjuru nusantara.

Salah satu area yang menjadi titik berat penguatan itu adalah Batam, Kepulauan Riau, yang memiliki kedudukan krusial sebagai zona manufaktur sekaligus salah satu gerbang penanaman modal luar negeri ke Indonesia.

Perkara itu mengemuka dalam perhelatan Batam Investment Forum 2026 yang diselenggarakan di Batam pada Kamis (13/8/2026).

Agenda ini menjembatani berbagai pihak terkait untuk mendiskusikan pemantapan modal serta kemajuan lingkungan usaha di Batam.

Hadir dalam momentum itu Group Head Corporate Banking 4 BRI Adhi Pratama, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Kepala OJK Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, serta Wakil Ketua Umum HKI Wilayah Kepulauan Riau Peter Vincent.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menyatakan bahwa profil keperluan penanam modal terus berevolusi seiring dengan fase usaha yang dilakukan.

Oleh sebab itu, BRI memosisikan fasilitas keuangan sebagai elemen dari ekosistem investasi dengan menawarkan jalan keluar yang menyeluruh sesuai keperluan korporasi.

“Setiap investasi memiliki kebutuhan yang berbeda pada setiap tahapannya. Sejak mempersiapkan investasi hingga memasuki tahap operasional, perusahaan membutuhkan dukungan finansial maupun ekosistem bisnis yang dapat menunjang keberlangsungan usahanya. BRI hadir dengan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut agar investor dapat menjalankan dan mengembangkan bisnisnya secara optimal,” ujar Riko dari sumbernya.

Selain itu, BRI lewat kelompok Foreign Direct Investment (FDI) juga memberikan bantuan bagi penanam modal asing yang bakal merintis kegiatan usahanya di Indonesia.

Melalui keberadaan kelompok tersebut, BRI dapat mengerti keperluan penanam modal secara lebih mendalam sekaligus mengaitkannya dengan beragam kemampuan serta fasilitas yang ada di dalam BRI Group.

“BRI ingin hadir sejak investor mulai membangun bisnisnya di Indonesia. Karena itu, dukungan yang kami berikan tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi mencakup kebutuhan transaksi, trade and forex, pengelolaan arus kas, hingga berbagai solusi yang mendukung kegiatan operasional perusahaan,” lanjut Riko dari sumbernya.

Bantuan terhadap keperluan penanam modal turut dipertegas lewat kolaborasi anak usaha BRI Group, misalnya BRI Insurance (BRINS) yang menawarkan proteksi atas beragam aset yang bersinggungan dengan realisasi investasi, mulai dari struktur pabrik, perlengkapan, alat transportasi, hingga keperluan asuransi mikro.

Sementara itu, guna menyokong pergerakan serta keperluan operasional korporasi, BRI Finance menyajikan jalan keluar pendanaan alat transportasi.

Sinergi tersebut melebarkan bantuan BRI Group supaya keperluan penanam modal dapat terpenuhi secara lebih komprehensif, baik dari sisi pendanaan maupun pengamanan aset.

Beragam kemampuan itu pun tergabung dalam gagasan One BRI Solution, di mana korporasi dapat meraih jalan keluar moneter sesuai keperluan bisnisnya dalam satu ekosistem.

Layanan yang tersedia meliputi rekening korporasi, kartu bisnis, operasional valuta asing, pembiayaan perdagangan, garansi bank, pengelolaan kas, penggajian, hingga beragam fasilitas bagi pegawai, termasuk pendanaan kepemilikan hunian serta alat transportasi.

Perihal itu menjadi relevan bagi Batam yang terus maju sebagai zona sasaran penanaman modal.

Hadirnya entitas usaha baru diharapkan tidak sekadar menaikkan angka investasi, melainkan juga menciptakan dampak berganda dengan membukakan kesempatan bagi penyalur, tenaga kerja, maupun pelaku usaha daerah untuk masuk ke dalam alur suplai manufaktur.

“Dengan kapabilitas yang terintegrasi, jaringan yang luas, serta ekosistem nasabah dari berbagai segmen, BRI optimistis dapat menjadi mitra dengan solusi menyeluruh bagi investor, sekaligus terus mendukung masuknya investasi berkualitas dan membantu menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi di Batam maupun Indonesia,” pungkas Riko dari sumbernya.

Tags

Terkini