JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (9/7/2026). Berdasarkan data pasar spot pukul 09.34 WIB, rupiah terkoreksi 52 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.066 per dolar AS, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di Rp18.014 per dolar AS.
Data pergerakan kurs rupiah Kamis 9 Juli 2026:
- Posisi pagi ini: Rp18.066 per dolar AS
- Penutupan sebelumnya: Rp18.014 per dolar AS
- Perubahan: melemah 52 poin
- Persentase pelemahan: 0,29 persen
Pelemahan ini menandai tekanan berlanjut terhadap mata uang domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Para pelaku pasar memantau kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) serta kondisi fundamental ekonomi dalam negeri yang memengaruhi arus modal keluar.
Hingga berita ini diturunkan, pergerakan kurs masih menunjukkan volatilitas tinggi. Investor disarankan tetap waspada terhadap sentimen pasar yang dapat memicu pelemahan lebih lanjut atau potensi intervensi dari otoritas moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar.
Dengan rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, pasar diperkirakan akan terus mencermati dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik dan arah kebijakan suku bunga The Fed, yang menjadi faktor utama tekanan terhadap mata uang domestik.