Kurs Rupiah Melemah 32 Poin, Investor Tunggu Arah Kebijakan The Fed

Senin, 06 Juli 2026 | 15:28:55 WIB
Ilustrasi Kurs Mata Uang (Sumber foto: NET)

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Senin 6 Juli 2026. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka turun 32 poin atau 0,18 persen ke level Rp17.995 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah pada Jumat, 3 Juli 2026 sempat ditutup menguat 32 poin ke Rp17.963 per dolar AS. Namun, pelemahan kembali terjadi di awal pekan ini seiring stabilnya dolar AS di pasar global.

Mengutip CNBC International, indeks dolar AS berada di level 100,9 pada perdagangan awal. Mata uang euro diperdagangkan di 1,1435 dolar AS, mendekati level terkuat dalam dua minggu. Poundsterling Inggris berada di 1,3351 dolar AS, sementara yen Jepang di 161,57 per dolar AS, sedikit di atas level terendah sejak 1986.

Won Korea Selatan tercatat sedikit menguat di level 1,534 per dolar AS. Dolar AS sendiri mencatat penurunan mingguan terbesar sejak April 2026 setelah laporan ketenagakerjaan AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja melambat tajam pada Juni, meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Meski demikian, para ahli strategi OCBC menilai penurunan tingkat pengangguran menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih ketat. “Prospek USD secara keseluruhan tetap konstruktif,” tulis mereka, dengan prediksi apresiasi dolar AS moderat 2–3 persen di paruh kedua 2026.

Pelemahan rupiah di awal pekan ini menambah tekanan bagi pasar domestik, di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi pergerakan mata uang regional.

Terkini