The Fed Tahan Suku Bunga 3,5-3,75 Persen, Proyeksi Inflasi Tetap Tinggi

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59:07 WIB
Gubernur dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat mempertahankan target Federal Funds Rate di kisaran 3,5-3,75% pada 17 Juni 2026 berdasarkan keputusan Federal Open Market Committee. Keputusan tersebut disetujui bulat dengan suara 12-0.

Berdasarkan proyeksi ekonomi terbaru, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tahun 2026 diperkirakan sebesar 2,2%, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan sebesar 4,3%. Inflasi Personal Consumption Expenditures diproyeksikan mencapai 3,6%, lebih tinggi dibandingkan proyeksi Maret 2026 sebesar 2,7%.

Komite menyatakan aktivitas ekonomi Amerika Serikat masih tumbuh solid meskipun ketidakpastian meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Inflasi disebut masih berada di atas target jangka panjang 2%, dipengaruhi oleh gangguan pasokan dan kenaikan harga energi.

Proyeksi terbaru menunjukkan inflasi naik menjadi 3,6% dengan pertumbuhan ekonomi 2,2% dan tingkat pengangguran 4,3%. Federal Reserve juga memproyeksikan suku bunga akhir 2026 di level 3,8%, lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi sebelumnya 3,4%.

Kenaikan proyeksi inflasi mengindikasikan bahwa tekanan harga masih menjadi perhatian utama bank sentral. Federal Reserve menegaskan bahwa kebijakan moneter selanjutnya tetap berfokus pada stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Namun, ketidakpastian ekonomi masih tinggi sehingga seluruh proyeksi dapat berubah sesuai perkembangan data ekonomi dan kondisi global.

Terkini