Penyaluran KUR Perumahan Surabaya Capai Rp305 Miliar dalam Sehari

Senin, 04 Mei 2026 | 18:18:31 WIB
Ilustrasi Penyaluran KUR Perumahan Surabaya

JAKARTA – KUR perumahan Surabaya mencetak rekor nasional dengan penyaluran Rp305,26 miliar dalam satu hari kepada 245 debitur dengan dukungan BTN.

Program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat menunjukkan lonjakan signifikan di Surabaya. Kota ini menjadi sorotan setelah mencatat penyaluran KUR perumahan dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Total nilai Kredit Usaha Rakyat perumahan yang disalurkan mencapai Rp305,26 miliar. Angka tersebut dicapai hanya dalam satu hari pelaksanaan kegiatan di Kota Pahlawan.

Capaian ini menempatkan Surabaya sebagai daerah dengan realisasi KUR perumahan tertinggi dalam satu agenda sosialisasi. Penyaluran tersebut melibatkan sebanyak 245 debitur dari berbagai sektor terkait.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini.

Peran Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai salah satu bank Himbara dinilai sangat penting. Dukungan lembaga keuangan tersebut mempercepat distribusi pembiayaan ke masyarakat.

Dalam pernyataannya, Maruarar menegaskan pencapaian ini sebagai yang tertinggi secara nasional. "Hari ini saya umumkan KUR perumahan terbesar dalam satu sosialisasi di Kota Surabaya dengan jumlah lebih dari Rp300 miliar dari BTN," ungkap Maruarar, Minggu (3/5/2026). sebagaimana dilansir dari berita sumber

Capaian ini disebut menjadi momentum penting bagi sektor perumahan nasional. Pemerintah berharap program ini dapat terus diperluas ke berbagai daerah lainnya.

Maruarar, yang akrab disapa Ara, mengaku optimistis terhadap dampak ekonomi dari penyaluran ini. Ia menyebut sektor properti dapat menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Menurutnya, dana yang disalurkan akan memberikan efek berantai pada berbagai sektor usaha. Hal ini mencakup pengembang, kontraktor, hingga pelaku UMKM pendukung perumahan.

Dengan adanya KUR perumahan ini, aktivitas ekonomi di tingkat lokal diperkirakan meningkat. Para pelaku usaha mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan cepat.

Selain itu, program ini juga membantu masyarakat dalam memperoleh hunian yang layak. Akses pembiayaan yang terjangkau menjadi solusi bagi kebutuhan perumahan.

Pemerintah menargetkan penyaluran KUR perumahan di Surabaya dapat terus bertambah. Dalam waktu tiga bulan ke depan, nilai penyaluran ditargetkan mencapai Rp500 miliar.

Target tersebut dinilai realistis mengingat tingginya minat masyarakat terhadap program ini. Dukungan perbankan juga menjadi faktor penting dalam pencapaian target tersebut.

Keberhasilan Surabaya diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Program KUR perumahan dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkini