Bantuan BRI Peduli untuk Warga Terdampak Kebakaran Jayapura

Bantuan BRI Peduli untuk Warga Terdampak Kebakaran Jayapura
RCEO BRI Regional 18 Jayapura, Fahmi Rahendas, saat menyerahkan bantuan korban kebakaran. ( sumber : net )

JAYAPURA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional 18 Jayapura, lewat program BRI Peduli menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran Kampung Nelayan.

Peristiwa kebakaran itu bertempat di kawasan Dok V Bawah, Jayapura Utara, serta mengakibatkan ribuan penduduk terpaksa mengungsi sementara waktu.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Regional 18 Jayapura, Fahmi Rahendas, bersama rombongan meninjau secara langsung keadaan warga yang menjadi korban.

Masyarakat saat ini masih bertahan di area pengungsian dan memerlukan bermacam-macam keperluan pokok sepanjang proses pemulihan bencana.

Merujuk pada pendataan sementara, lebih dari 3.000 jiwa terdampak musibah kebakaran, sementara ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya.

Di samping kehilangan tempat tinggal, warga pun kehilangan berbagai harta benda sehingga sangat memerlukan sokongan guna mencukupi kebutuhan harian selama berada di pengungsian.

Para korban saat ini berpusat di titik posko bantuan Lapangan Basket, yang terletak di belakang Tribun Selatan Stadion Mandala Jayapura.

Tempat pengungsian tersebut menjadi sarana bagi warga untuk memperoleh bantuan serta mencukupi kebutuhan dasar mereka.

Fahmi menyatakan bahwa uluran tangan dari BRI disalurkan menyesuaikan dengan keperluan yang disampaikan oleh pengelola posko serta warga terdampak di lokasi kejadian.

“Yang kami utamakan adalah di luar bangunan pokok, karena informasi dari posko yang dibutuhkan oleh pengungsi di sini. Sehingga itu kami berikan ke masyarakat yang berada di wilayah ini,” ujar dari Sumbernya.

Beliau turut berharap agar masyarakat yang tertimpa musibah bisa secepatnya kembali ke tempat tinggal masing-masing serta beraktivitas secara normal.

“Ya, kami berharap semoga masyarakat bisa segera kembali ke rumah masing-masing. Mungkin bisa kembali seperti biasa dan kejadian ke depan tidak terulang lagi,” kata dari Sumbernya.

Pihak BRI mengalirkan bantuan dengan nominal mencapai Rp100 juta, yang mencakup berbagai keperluan pokok warga sepanjang menghuni tempat pengungsian.

Bantuan tersebut meliputi perlengkapan tidur, bantal, handuk, tikar, popok lansia, keperluan bayi, anak-anak, serta beragam perlengkapan mendasar lainnya.

Siti selaku salah seorang warga yang terdampak menyampaikan apresiasi atas kepedulian BRI yang telah menyalurkan bantuan pascaterjadinya kebakaran.

“Bantuan dari BRI sudah cukup lumayan dan sangat membantu kami. Ada makanan dan berbagai kebutuhan lainnya, yang diberikan kepada masyarakat,” ucap Sumiati.

Berdasarkan keterangan Sumiati, uluran tangan dari BRI amat meringankan pemenuhan kebutuhan warga selama tinggal di posko pengungsian.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada BRI yang senantiasa hadir serta menaruh perhatian kepada warga yang tengah dilanda musibah.

Sampai detik ini, total bangunan rumah yang ludes terbakar serta rincian kerugian material masih dalam proses pendataan resmi oleh instansi berwenang.

Warga yang terdampak amat diharapkan memperoleh dukungan berkelanjutan dari berbagai elemen.

Dengan begitu, segala keperluan dalam masa pengungsian dapat tercukupi dan tahapan pemulihan bisa terlaksana dengan lancar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index