JAKARTA — Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperpanjang komitmen sponsorship bersama I.League untuk perhelatan Super League 2026/27.
Emtek juga masih memegang posisi sebagai broadcaster.
Dua mitra utama I.League ini diumumkan kembali bersinergi untuk pelaksanaan kompetisi dalam launching Super League di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Ini menjadi musim keenam BRI mengampu titel utama kompetisi sejak musim 2021/22.
Direktur Utama BRI dari Sumbernya menyatakan senang pihaknya kembali menjadi title sponsor Super League.
Dari Sumbernya menyebutkan ada keselarasan visi antara cabang olahraga sepak bola dengan institusi perbankan yang dipimpinnya.
"Kami melihat bahwa sepakbola ini ada kesamaannya dengan BRI. Kenapa begitu? Karena sepakbola ini kan adalah olahraga rakyat, olahraga yang massal. BRI adalah Bank Rakyat Indonesia, juga sama masif," kata Hery Gunardi dalam sambutannya.
"Kami bank terbesar dengan cabang lebih dari 7.500 di seluruh Indonesia. Customer BRI mungkin ada sekitar 129 juta. Pegawainya juga banyak 120 ribu orang. Jadi sebenarnya PSSI ataupun Liga Indonesia tidak salah juga memilih BRI dari dulu," ujarnya menambahkan.
Disambung oleh dari Sumbernya, BRI ikut merasakan dampak positif selama mendampingi kompetisi.
Jika pada fase awal tujuannya sebatas mengenalkan entitas usaha kepada publik, kini fokusnya telah merambah ke aspek yang lebih luas.
Publik kini kian mengenali BRI, sehingga kuantitas nasabah turut mendaki di tengah masa kerja sama dengan I.League.
Maka dari itu, BRI tidak bimbang guna kembali mensponsori gelaran Super League untuk keenam kalinya.
"Makin ke sini itu, cara kami menjalankan kolaborasi ini makin baik. Kalau dulu awalnya cuma masalah branding aja, branding dan exposure gitu. Tapi ke sini, teman-teman di BRI bilang makin pintar," tutur Hery.
"Kami mulai membangun ekosistem antara BRI dan juga Super League ini. Sekarang saya melihat angka-angkanya bagus, begitu ya. Bukan angka dari sisi rupiahnya, tapi dari sisi jenis bisnis yang dikolaborasikan juga cukup banyak. Tidak hanya dari klub, tapi juga dari pemain, dari pelatih, dan sebagainya. Itu sebagainya sudah punya rekening di BRI," ucapnya.
Di sisi lain, Elang Mahkota Teknologi (Emtek) tetap bertindak sebagai pemilik hak siar resmi Super League.
Siaran langsung pertandingan-pertandingan Super League dapat disaksikan melalui berbagai kanal milik Emtek, baik free to air (FTA) maupun over the top (OTT).
"Kita memang di TV sedang menunggu-nunggu karena ini (Super League) mulainya itu agak lambat. Biasanya kan Agustus, tapi kita mulai tahun ini pada September," tutur Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad.
"Namun sebenarnya kalau dari sisi environment itu BRI Super League itu mendapat tempat yang sangat pas dengan Emtek Media sebagai official broadcaster," ucapnya.