MOSKOW - Kepala CIA John Ratcliffe secara rahasia melaksanakan perjalanan ke Moskow pada pekan ini sambil membawa beragam pesan krusial bagi pihak Rusia.
Salah satu pokok bahasan ialah peringatan supaya Presiden Vladimir Putin tidak melakukan penyerangan terhadap wilayah NATO.
Sepasang sumber yang memahami permasalahan tersebut mengungkapkan bahwa Ratcliffe turut memanfaatkan lawatannya untuk mendesak Moskow agar menyudahi sokongan ekonomi serta militer kepada Iran.
Tindakan itu dijalankan tatkala pihak pemerintahan Presiden AS Donald Trump berupaya memberikan tekanan finansial kepada Teheran.
Lawatan Ratcliffe menandai perjalanan perdana yang diketahui publik dari seorang pejabat tinggi pemerintahan Trump menuju Moskow dalam beberapa bulan belakangan.
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah kecemasan Amerika Serikat serta Eropa mengenai potensi Putin menguji ketetapan hati NATO lewat agresi terbatas terhadap salah satu negara anggota aliansi.
Di sisi lain, Trump memandang remeh probabilitas Rusia menyerang NATO.
"Saya sudah melakukan pembicaraan yang baik dengannya. Dia tidak akan menyerang wilayah NATO," kata Trump di Gedung Putih, Kamis (27/8/2026), seperti dikutip CNN International.
Pada saat dimintai keterangan apakah Ratcliffe menyampaikan peringatan itu kepada Putin, Trump menolak memberikan tanggapan secara langsung.
"Ibu tidak ingin mengomentari itu, tetapi mereka tidak akan menyerang," ujarnya.
Sebelumnya, Trump pun mendeskripsikan perjalanan Ratcliffe ke Moskow sebagai kunjungan yang bersifat "sangat semi-rutin".
"Kami ingin melihat perang dengan Ukraina berakhir," kata Trump dalam sebuah wawancara radio.
Kajian intelijen AS beserta negara-negara Barat terdahulu memproyeksikan Rusia mungkin berupaya menguji keteguhan NATO sepanjang beberapa tahun mendatang, mulai dari serangan siber hingga agresi militer skala terbatas.
Kawasan Baltik semacam Estonia, Latvia serta Lithuania, ditambah Polandia, disebut-sebut sebagai area yang berisiko menjadi sasaran.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengutarakan bahwa Ratcliffe tidak menjumpai Putin sepanjang lawatannya berlangsung.
Berdasarkan penjelasan Peskov, komunikasi antara Ratcliffe dan pihak Rusia terjadi "kurang lebih pada tingkat layanan khusus", yang dipandangnya secara positif, kendati masih terlalu awal guna menyimpulkan apakah kunjungan tersebut mampu memulihkan hubungan AS-Rusia yang kini tengah dilanda krisis.