Cicilan KPR Subsidi 40 Tahun Rp500–700 Ribu, Tenor Lebih Ringan

Cicilan KPR Subsidi 40 Tahun Rp500–700 Ribu, Tenor Lebih Ringan
Ilustrasi KPR (sumber foto: NET)

JAKARTA Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkirakan dengan tenor kredit hingga 40 tahun, cicilan KPR subsidi bisa hanya Rp500.000–Rp700.000 per bulan.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menjelaskan bahwa perpanjangan tenor membuat angsuran lebih ringan sehingga meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memenuhi syarat pembiayaan perbankan. “Semakin panjang masa cicilan, semakin ringan angsuran yang harus dibayar setiap bulan. Dengan begitu, masyarakat yang selama ini belum memenuhi persyaratan kemampuan bayar ke perbankan kini memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan rumah subsidi,” tuturnya, Kamis, 25 Juni 2026.

Skema ini memungkinkan masyarakat berpenghasilan sekitar Rp2,8 juta per bulan memiliki akses lebih besar terhadap rumah subsidi. Kebijakan juga diharapkan memperluas basis konsumen sektor perumahan, meningkatkan permintaan rumah subsidi, serta memberi efek berganda pada industri konstruksi dan sektor pendukung.

Selain memperpanjang tenor, pemerintah tetap mempertahankan bunga tetap 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun sepanjang masa kredit. Kepastian bunga ini memberi perlindungan bagi masyarakat di tengah tren kenaikan suku bunga acuan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sebelumnya menyatakan skema tenor 40 tahun telah disepakati Komite BP Tapera bersama kementerian terkait sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Keputusan tersebut diharapkan mendukung target penyaluran 350.000 unit rumah subsidi FLPP sepanjang 2026 sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah sebagai program strategis nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index