JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan pelemahan pada Kamis, 25 Juni 2026. Sehari sebelumnya, IHSG anjlok 3,56 persen ke level 5.883,8 setelah pasar merespons negatif hasil MSCI Annual Market Classification Review.
Meski Indonesia tetap berstatus Emerging Market, MSCI memperpanjang masa evaluasi hingga November 2026 dan membuka peluang penurunan status ke Frontier Market bila reformasi pasar tidak menunjukkan kemajuan. Sentimen juga diperburuk oleh pelemahan rupiah ke Rp17.950 per dolar AS.
Fokus pasar hari ini tertuju pada pergerakan rupiah, arus dana asing, serta rilis Core PCE AS yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 5.740–5.650, sementara 6.000–6.100 menjadi area resistance terdekat,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasan Kamis (25/6/2026).
Sementara itu, bursa Wall Street pada Rabu, 24 Juni 2026, ditutup bervariasi:
- Dow Jones Industrial Average naik 0,35 persen ke level 51.848,9
- S&P 500 turun 0,098 persen ke 7.358,2
- Nasdaq Composite melemah 0,43 persen ke 25.476,6