JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 2,07 persen ke posisi 6.007,66 pada sesi perdagangan sebelumnya yang dibarengi aksi beli bersih oleh pemodal internasional dengan nilai Rp287,77 miliar. Deretan emiten yang paling banyak dibeli oleh investor luar negeri meliputi BBCA, DSSA, TPIA, AMMN, dan BRMS.
Sementara itu, bursa saham AS di Wall Street mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan bergerak menguat yang dipicu oleh lonjakan harga saham SpaceX sebesar 19 persen saat debut perdana di Nasdaq. Indeks Dow Jones Industrial Average merosot naik 0,7 persen, S&P 500 meningkat 0,5 persen, dan Nasdaq Composite terkerek naik 0,31 persen.
Harga saham SpaceX mengawali transaksi di level US$ 150 per saham atau lebih tinggi dari patokan perdana US$ 135 per saham. Di lini teknologi, gairah positif bursa ikut terangkat oleh prospek AI dengan SpaceX yang dipandang menjadi salah satu instrumen investasi AI lewat unit xAI.
Di sisi lain, pergerakan saham Nvidia terpantau naik tipis sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) melesat sebesar 4,7 persen serta Alphabet menguat 0,5 persen. Namun, emiten Broadcom, Palantir Technologies, Amazon, dan Meta Platforms justru ditutup melemah di zona merah.
Sentimen positif juga berembus dari perkembangan kerja sama internasional antara AS dan Iran yang diproyeksikan segera mencapai kesepakatan damai. Suasana pasar kian membaik setelah adanya pernyataan naskah final yang telah disetujui, di mana nota kesepahaman tersebut mencakup pencabutan sanksi minyak Iran oleh pihak Washington dan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh pihak Teheran yang diperkirakan diteken di Swiss.
Bursa saham di kawasan Asia pun melanjutkan tren penguatan seiring meningkatnya harapan pelaku pasar atas kesepakatan damai tersebut. Kondisi ini ikut menekan harga komoditas minyak ke level terendah dalam dua bulan terakhir sekaligus melemahkan nilai mata uang US$ serta imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Pada bursa regional, indeks Nikkei Jepang melonjak 2,8 persen dan Topix naik 1,3 persen. Untuk bursa Korea Selatan, indeks Kospi melambung 4,6 persen dan Kosdaq melesat 3,2 persen, diikuti penguatan Hang Seng Hong Kong 1,9 persen, Taiex Taiwan 2,4 persen, ASX 200 Australia 1,98 persen, FTSE Straits Times 0,8 persen, dan FTSE Malay KLCI 0,24 persen.
Melihat variasi dari dinamika pasar global tersebut, analis riset menilai arah pergerakan indeks domestik masih memiliki ruang untuk menguat.
“IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan ke level 6060, hati-hati jika IHSG break 6000. Diperkirakan Support IHSG: 5960-5900 dan Resist IHSG: 6060-6150.”
Selanjutnya, terdapat beberapa instrumen saham pilihan yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar untuk melangsungkan aktivitas transaksi pada hari ini, antara lain ADMR, BBTN, BNBR, ARCI, INDY, dan DEWA.
Berikut adalah rincian panduan transaksi saham untuk hari ini.
- ADMR Spec Buy dengan area beli di 1560-1575, cutloss di bawah 1540. Target dekat di 1595-1640.
- BBTN Spec Buy dengan area beli di 1250-1260, cutloss di bawah 1235. Target dekat di 1275-1300.
- BNBR Spec Buy dengan area beli di 108-110, cutloss di bawah 107. Target dekat di 112-115.
- ARCI Spec Buy dengan area beli di 965-975, cutloss di bawah 955. Target dekat di 985-1015.
- INDY Spec Buy dengan area beli di 2240-2260, cutloss di bawah 2200. Target dekat di 2290-2350.
- DEWA Spec Buy dengan area beli di 326-330, cutloss di bawah 322. Target dekat di 334-342.