JASA MARGA

Jasa Marga Kenalkan Travoy di IIMS 2026, Aplikasi Digital Pendamping Perjalanan Pengguna Tol

Jasa Marga Kenalkan Travoy di IIMS 2026, Aplikasi Digital Pendamping Perjalanan Pengguna Tol
Jasa Marga Kenalkan Travoy di IIMS 2026, Aplikasi Digital Pendamping Perjalanan Pengguna Tol

JAKARTA - Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 5–15 Februari 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan babak baru dalam layanan digital untuk pengguna jalan tol di Indonesia. Kali ini, perusahaan operator jalan tol terbesar di Tanah Air memperkenalkan aplikasi Travoy — singkatan dari Travel with Comfort and Joy — bukan sekadar sebagai alat informasi biasa, tetapi sebagai asisten digital perjalanan bagi komunitas otomotif nasional.

Perkenalan aplikasi ini bukanlah sekadar pamer teknologi. Melainkan langkah strategis Jasa Marga untuk mendekatkan diri dengan generasi pengendara yang semakin melek teknologi. Kehadiran Travoy di tengah gelaran otomotif terbesar di Indonesia ini juga menjadi tanda bahwa digitalisasi layanan jalan tol bukan lagi gagasan masa depan, tetapi kenyataan yang dinikmati langsung oleh para pengendara.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, partisipasi perusahaan dalam IIMS 2026 dimanfaatkan sebagai momen penting untuk memperluas literasi layanan digital. Ini tidak hanya soal memperkenalkan fitur digital, tetapi juga memperkuat hubungan antara Jasa Marga dengan komunitas otomotif dan pengguna kendaraan secara umum.

Fitur Travoy: Lebih dari Aplikasi Biasa

Aplikasi Travoy didesain sebagai all-in-one travel companion yang membantu pengguna jalan tol sejak sebelum perjalanan dimulai hingga sampai tujuan. Beberapa fitur kunci yang disorot antara lain:

Informasi tarif tol secara real time, membantu pengendara merencanakan biaya perjalanan.

Akses CCTV langsung, memantau kondisi lalu lintas saat perjalanan berlangsung.

Notifikasi lalu lintas dan informasi rest area, sehingga pengguna bisa memutuskan kapan dan di mana berhenti.

Resi digital dan layanan terpadu lain seperti informasi fasilitas pendukung di jalan tol.

Tidak hanya itu, Jasa Marga juga memperkenalkan dua inisiatif tambahan yang terkait dengan aplikasi Travoy. Travoy Go adalah fitur yang memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) sebagai solusi transaksi tol tanpa henti — memungkinkan kendaraan melintas tanpa berhenti lama di gerbang tol. Sedangkan Travoy Rest merupakan pengembangan konsep rest area menjadi destination hub yang menyediakan fasilitas lengkap, termasuk SPBU, tempat makan berkualitas, hingga layanan untuk kendaraan listrik seperti SPKLU.

Dengan demikian, pengguna jalan tol tidak lagi melihat rest area sekadar sebagai tempat beristirahat, tetapi sebagai bagian dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan terintegrasi.

Interaksi Langsung dengan Komunitas Otomotif

Menariknya, keikutsertaan Jasa Marga di IIMS 2026 tidak hanya berupa tampilan aplikasi dalam layar ponsel. Booth perusahaan di Hall D dirancang sebagai ruang interaktif, memungkinkan pengunjung untuk merasakan langsung fitur-fitur Travoy, bertanya kepada tim teknis, atau bahkan mencoba layanan tersebut secara langsung.

Momentum ini jadi lebih dari sekadar berikutnya dalam perjalanan digital Jasa Marga — ini juga menunjukkan cara perusahaan menggabungkan layanan operasional tol dengan pengalaman komunitas otomotif. Dengan menghadirkan solusi yang selaras dengan kebutuhan pengendara modern, Jasa Marga membuktikan bahwa mereka tidak sekadar mengelola ruas tol, tetapi juga berperan dalam ekosistem mobilitas yang lebih luas.

Strategi Menghadapi Lonjakan Lalu Lintas 2026

Dalam pernyataannya, Rivan A. Purwantono juga menegaskan bahwa peluncuran Travoy memiliki tujuan strategis untuk menyambut tantangan di masa depan, termasuk lonjakan volume lalu lintas, khususnya pada periode libur panjang seperti Lebaran 2026. Dengan semakin banyak pengguna yang mengunduh dan memanfaatkan aplikasi ini, diharapkan informasi lalu lintas dan layanan rest area dapat terakses lebih cepat dan efisien oleh masyarakat luas.

Lebih dari sekadar alat, Travoy diproyeksikan menjadi kanal customer engagement — sarana komunikasi dua arah antara Jasa Marga dan pengguna jalan tol. Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membuka peluang feedback langsung demi peningkatan layanan secara berkelanjutan.

Melihat Masa Depan Mobilitas Digital Indonesia

Partisipasi Jasa Marga di IIMS 2026 dan peluncuran Travoy memperkuat tren besar dalam industri otomotif dan transportasi: integrasi antara layanan digital dan pengalaman berkendara fisik. Tema acara yang diusung — “Driving the Future: Smart Toll Roads & the Next Generation of Mobility” — mencerminkan ambisi ini.

Singkatnya, Travoy bukan hanya aplikasi lain yang hadir dalam ribuan layar ponsel di Indonesia. Ia dirancang sebagai travel ecosystem yang mendukung keamanan, kenyamanan, dan keterhubungan perjalanan jarak jauh, khususnya di jalan tol — tempat arteri penting bagi mobilitas masyarakat Indonesia.

Dengan demikian, kehadiran Travoy bisa dilihat sebagai salah satu langkah penting menuju smart mobility dan digitalisasi layanan transportasi nasional yang inklusif. Untuk pecinta otomotif dan pengguna jalan tol di seluruh Indonesia, inovasi ini bukan sekadar mempermudah perjalanan — tetapi juga menjanjikan pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan terhubung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index