Taktik BRI Jaga Likuiditas Lewat Dana Murah dan Kredit

Selasa, 01 September 2026 | 11:47:36 WIB
Pemaparan kinerja BRI. ( sumber : net )

JAKARTA - Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengemukakan, likuiditas menjadi salah satu elemen krusial dalam memelihara kesehatan sektor perbankan.

Salah satu tolok ukur yang sanggup mencerminkan kondisi tersebut adalah loan to deposit ratio (LDR).

"Kalau teman-teman lihat loan to deposit ratio industri, itu saat ini di 88,3 persen di triwulan II 2026," kata Viviana dalam paparannya secara virtual, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, LDR BRI tercatat lebih tinggi dibanding sektor, yakni menggapai 90,8 persen.

Kendati demikian, korporasi menilai situasi likuiditas perbankan nasional masih berada pada tataran yang cukup.

"Kalau kami lihat angka tadi 88,3 persen kemudian BRI-nya 90,8 persen, sebenarnya likuiditas perbankan nasional ini masih bisa kami katakan pada level yang memadai," ujarnya.

Kendati situasi likuiditas masih terjaga, BRI tidak hendak lalai menghadapi perkembangan sektor perbankan hingga penghujung tahun.

Menyongsong paruh kedua 2026, korporasi bakal mengurus likuiditas secara tertib dengan memastikan kemajuan pinjaman tetap selaras dengan kapabilitas menghimpun dana.

"Memasuki semester II tahun 2026, kami akan terus menjaga likuiditas secara disiplin, terutama dengan menyelaraskan antara pertumbuhan kredit dan juga dengan kapasitas penghimpunan dana," tutur Viviana.

Taktik tersebut menjadi krusial sebab ekspansi pinjaman yang terlampau bernafsu tanpa diimbangi kemajuan dana pihak ketiga sanggup mendongkrak tekanan terhadap likuiditas bank.

Guna memelihara susunan pendanaan tetap sehat serta efisien, BRI pun bakal senantiasa memperkokoh dana murah atau current account savings account (CASA).

Di samping menggenjot dana murah, korporasi mempunyai sejumlah anchor client yang diharapkan sanggup menopang susunan pendanaan.

"Jadi strategi tersebut akan terus kami jalankan untuk memperkuat dana murah. Kami juga memiliki beberapa anchor client supaya struktur pendanaan kami tetap sehat dan efisien," tegas Viviana.

Tags

Terkini