Tinjau Rumah FLPP, BP Tapera Pastikan Hunian Tepat Sasaran

Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:02:18 WIB
BP Tapera. ( sumber : net )

JAMBI - BP Tapera melaksanakan pemantauan keterhunian dan kondisi rumah pasca akad Kredit Pemilikan Rumah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan bersama BRI KC Jambi di Provinsi Jambi pada Jumat (14/8).

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke kantor BRI KC Jambi, pertemuan tersebut dihadiri oleh Anggota Komite Tapera dari Unsur Profesional Eko D. Heripoerwanto, Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera Muhamad Nauval Al-Ammari, Kepala Divisi Pemantauan dan Evaluasi BP Tapera Haafidh Affandi serta jajaran manajemen BRI yang diwakili oleh Regional Consumer Banking Head BRI Elvin Kamaludin, Branch Office Head BRI KC Jambi Mochamad Chandra Ariesta, dan Consumer Bisnis Manager BRI KC Jambi Ricky Rakasiwi.

dari Sumbernya selaku Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera menyampaikan himbauan kepada BRI Jambi untuk melakukan lima langkah strategis dalam pemantauan, evaluasi dan pengendalian penyaluran FLPP.

Pertama, penguatan SOP untuk memastikan semua akad rumah FLPP hanya dilakukan pada saat rumah sudah siap huni dan memastikan semua penerima manfaat FLPP menghuni rumah sesuai ketentuan.

SOP tersebut termasuk menambahkan skenario antisipasi bila Debitur pindah tempat kerja, maka rumah tersebut tetap dihuni oleh Keluarga MBR.

Kedua, Bank Penyalur memastikan Calon Debitur menyatakan siap memperbaharui data alamat tempat tinggal dengan memperbaharui KTP agar dipastikan rumah FLPP dihuni.

Ketiga, memperluas dan mengembangkan materi edukasi FLPP kepada MBR mencakup video tutorial mengenai kewajiban menghuni rumah serta melakukan pelaporan penghunian rumah melalui aplikasi akuHUNI.

Keempat, seleksi ketat Pengembang yang akan bekerja sama dengan BRI Jambi untuk pastikan semua rumah FLPP layak huni dan siap huni.

Kelima, dalam pemberian apresiasi penghargaan kepada Pengembang agar ditambahkan kategori penghargaan berdasarkan perumahan yang tingkat keterhunian nya tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komite Tapera dari unsur professional Eko D. Heripoerwanto menyoroti potensi perluasan pembiayaan FLPP bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap (non-fix income).

Menanggapi hal tersebut, Regional Consumer Banking Head BRI Elvin Kamaludin menjelaskan bahwa BRI memandang segmen informal sebagai potensi besar yang sejalan dengan misi sosial pemerintah.

“Perbankan membutuhkan kepastian guideline atau petunjuk teknis definitif dari regulator dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar penyaluran tetap terukur dan sesuai dengan prinsip manajemen risiko. “BRI berharap BP Tapera dapat menjembatani penerbitan regulasi tersebut guna memperluas jangkauan MBR informal. Sebagai bentuk kontrol kualitas dan transparansi, BRI juga telah memasang plat nomor unit pada seluruh rumah subsidi secara bertahap” ujar dari Sumbernya.

Sebagai bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi, BP Tapera bersama BRI melakukan pemantauan keterhunian Rumah FLPP BP Tapera pada dua kawasan perumahan di Kabupaten Muaro Jambi.

Dari total 27 Rumah FLPP BP Tapera yang dipantau, sebanyak 25 rumah telah dimanfaatkan oleh penerima manfaat sehingga tingkat keterhunian mencapai 92,59 persen.

Kunjungan ini juga menyerap aspirasi langsung dari penerima manfaat KPR Sejahtera FLPP, Rosa, seorang ibu rumah tangga dengan empat anak yang suaminya bekerja sebagai pengemudi truk.

Rosa mengungkapkan bahwa hunian yang ditempatinya di Perumahan Aura Residence 2 berkualitas baik, layak huni, serta memiliki akses yang dekat dengan fasilitas kesehatan dan sekolah anak.

Angsuran bulanan yang terjangkau dinilai sangat membantu keluarga MBR untuk memiliki rumah yang nyaman.

Melalui kegiatan ini, BP Tapera dan BRI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas penyaluran KPR Sejahtera FLPP, menjaga keterhunian Rumah FLPP BP Tapera, serta memastikan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Jambi.

Tags

Terkini