FINANSIALFOKUS.COM — StrictlyVC, seri acara malam tahunan dari TechCrunch, mengumumkan kembalinya mereka ke New York setelah dua tahun absen. Edisi kali ini mengusung tema beragam, mulai dari kecerdasan buatan (AI), investasi klub olahraga, hingga strategi pendanaan modal ventura di tengah perubahan lanskap industri.
Acara yang digelar di West Village asli—bukan julukan "Vest Village" untuk kawasan Mission Bay di San Francisco—ini akan diisi sesi diskusi terbatas (fireside chat) dengan enam tokoh kunci. Sebelumnya, rangkaian acara serupa telah digelar di San Francisco, Los Angeles, dan Athena sepanjang tahun ini.
Keith Rabois Bicara Soal OpenAI dan Strategi Pendanaan
Sesi pembuka akan menghadirkan Keith Rabois, investor yang baru pindah dari Silicon Valley ke Pantai Timur. Rabois dikenal vokal soal praktik pendanaan yang menurutnya tidak sehat, terutama pendiri startup yang mengumpulkan modal berlebih hanya karena bisa.
Ia juga akan membeberkan pandangannya soal investasi awal Khosla Ventures senilai USD 50 juta ke OpenAI pada 2019—saat perusahaan riset itu belum punya model bisnis jelas. Rabois akan mengomentari narasi bahwa OpenAI kini menghadapi tekanan lebih besar dibanding kompetitornya.
Di luar itu, Rabois tercatat sebagai investor di Ramp (empat kali) dan State Affairs, perusahaan yang memakai AI dan jurnalis lokal untuk melacak berita serta data kebijakan di 50 negara bagian AS.
Investasi Klub Olahraga dan Ekonomi Penggemar
Topik yang jarang dibahas di acara teknologi akan diangkat dalam diskusi antara Craig Shapiro dari Collaborative Fund dan Jason Levien, CEO D.C. United. Keduanya akan membedah organisasi olahraga sebagai aset investasi, serta titik temu antara olahraga, basis penggemar, dan aktivitas komersial.
Collaborative Fund bertindak sebagai co-host untuk acara kali ini.
Dua Pendiri dengan Misi Melawan Isolasi Digital
Tristan Walker, pendiri Walker & Company Brands yang dijual ke Procter & Gamble pada 2018, kini menggarap Heirloom Craft. Startup ini fokus menghidupkan kembali kerajinan tangan kelas atas Amerika dengan melatih generasi baru pengrajin dan membangun ulang rantai pasoknya.
Walker akan ditemani Brynn Putnam, yang menjual perusahaan fitness Mirror ke Lululemon senilai USD 500 juta hanya tiga tahun setelah diluncurkan. Venture terbarunya, Board, menggabungkan permainan papan fisik dengan alat kreasi bertenaga AI—sebuah upaya untuk mempertemukan orang kembali secara langsung di tengah dominasi layar.
Insight Partners Buka Tabir Strategi di Tengah "Komoditisasi Modal"
Deven Parekh, yang memimpin Insight Partners selama lebih dari 25 tahun, akan menjadi pembicara terakhir. Perusahaan investasi raksasa New York ini jarang memberi pernyataan publik, namun Parekh bersedia menjelaskan cara mereka bersaing di era di mana batas antar kelas aset semakin kabur dan dana kelolaan membengkak.
Pertanyaan kunci yang akan dijawab: bagaimana Insight berkompetisi ketika modal itu sendiri sudah menjadi komoditas, tetapi potensi imbal hasil dari investasi besar belum pernah setinggi sekarang?
Acara akan diisi dengan koktail, hidangan pembuka, dan sesi networking sebelum serta sesudah diskusi. Sejumlah jurnalis TechCrunch seperti Connie Loizos dan Rebecca Bellan juga akan hadir. Tiket dan informasi lebih lanjut tersedia di laman resmi StrictlyVC.