Rekor Baru BP Tapera, Akad Massal 62 Ribu KPR Subsidi di Batang

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:11:11 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan akad massal KPR Sejahtera FLPP di Perumahan Puri Delta City Side. ( sumber : net )

BATANG - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman kembali menyelenggarakan akad massal Kredit Pemilikan Rumah Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dengan menghadirkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, hari Kamis tanggal tiga puluh bulan Juli tahun dua ribu dua puluh enam.

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Heru Pudyo Nugroho menuturkan, pelaksanaan akad massal kali ini melibatkan enam puluh dua ribu tujuh ratus sepuluh debitur KPR Rumah Subsidi, sekaligus menjadi pencapaian tertinggi dibandingkan dua pelaksanaan sebelumnya pada tahun dua ribu dua puluh lima, yakni di Cileungsi, Jawa Barat, sebanyak dua puluh enam ribu unit rumah dan di Kota Serang, Banten, sebanyak lima puluh ribu tiga puluh unit rumah.

“Dari total penerima manfaat tersebut, sebanyak 200 debitur hadir secara langsung di lokasi acara, sedangkan 62.510 debitur lainnya mengikuti prosesi secara daring dari berbagai daerah di Indonesia. Selain akad massal KPR Subsidi, pemerintah juga melaksanakan akad bagi 200 debitur Program Kredit Usaha Rakyat Perumahan. Secara keseluruhan, nilai akad Kredit Usaha Rakyat Perumahan mencapai Rp880 miliar untuk 7.100 debitur, yang terdiri atas 6.873 debitur dari sisi permintaan dan 227 debitur dari sisi penyedia,” jelas dari Sumbernya.

Sebelum menghadiri seremoni utama, Presiden Prabowo mendatangi dua penerima rumah bersubsidi di kawasan perumahan tersebut, yakni Kudung Slamet yang bekerja sebagai asisten rumah tangga serta Rahma Yuliani yang berprofesi sebagai petugas keamanan.

“Dalam seremoni, Presiden menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada 10 perwakilan penerima KPR Sejahtera FLPP yang berasal dari berbagai profesi, di antaranya pengemudi ojek online, pemuka agama, asisten rumah tangga, guru, perawat, anggota TNI dan Polri, hingga penjual jamu. Presiden juga menyapa para debitur yang mengikuti akad massal secara daring dari berbagai wilayah,” terang dari Sumbernya.

Akad massal itu dilaksanakan secara serentak di sedikitnya seratus tiga puluh titik yang tersebar di tiga ratus tujuh puluh dua kabupaten atau kota pada tiga puluh enam provinsi, mulai dari Aceh sampai Papua.

Pelaksanaan akad massal ini memperlihatkan komitmen Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat bersama seluruh ekosistem perumahan dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak huni lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.

“Hingga 29 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Subsidi FLPP telah mencapai 118.756 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp14,76 triliun. Capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serikat pekerja, asosiasi profesi, hingga mitra penyalur pembiayaan,” tegas dari Sumbernya.

Saat ini, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan empat puluh tiga bank penyalur, yang mencakup enam bank Himpunan Bank Milik Negara, tiga puluh empat Bank Pembangunan Daerah, serta tiga bank swasta.

Heru pun membeberkan, tren penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun belakangan.

Pada tahun dua ribu dua puluh, penyaluran menggapai seratus sembilan ribu dua ratus lima puluh tiga unit, kemudian naik menjadi seratus tujuh puluh delapan ribu tujuh ratus dua puluh delapan unit pada tahun dua ribu dua puluh satu, dua ratus dua puluh enam ribu unit pada tahun dua ribu dua puluh dua, serta dua ratus dua puluh sembilan ribu unit pada tahun dua ribu dua puluh tiga.

Sempat merosot menjadi dua ratus ribu tiga ratus unit pada tahun dua ribu dua puluh empat, penyaluran kembali melonjak tajam pada tahun dua ribu dua puluh lima menjadi dua ratus tujuh puluh delapan ribu delapan ratus enam puluh delapan unit, yang merupakan pencapaian tertinggi sepanjang pelaksanaan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.

“Untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program strategis nasional, BP Tapera terus melakukan inovasi layanan digital guna memperkuat tata kelola rumah subsidi. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Trilogi Stok, yakni sistem yang mengintegrasikan data ketersediaan rumah secara real-time antara pengembang, bank penyalur, dan konsumen. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan rumah subsidi memenuhi standar kelayakan sebelum proses akad dilakukan,” ujar dari Sumbernya.

Di samping itu, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat juga memperkuat infrastruktur teknologi informasi lewat peningkatan kapasitas komputasi, pemanfaatan kecerdasan buatan, penguatan sistem penyimpanan data, serta peningkatan keamanan siber bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara.

Heru menambahkan, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat pun tengah merancang skema perluasan manfaat KPR Subsidi, baik untuk rumah tapak maupun hunian vertikal, khususnya bagi para buruh di kawasan industri.

“Kami terus menindaklanjuti komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, termasuk pekerja di kawasan industri, melalui pengembangan skema pembiayaan yang lebih luas,” pungkas dari Sumbernya.

Tags

Terkini