FINANSIALFOKUS.COM — KPMG Inggris memangkas sekitar 4 persen staf divisi Advisory di area Tech and Data, termasuk tim AI, Cyber, SAP, dan Testing. Paket pesangon yang ditawarkan menuai protes keras dari karyawan terdampak, salah satunya menyebutnya "menghina dan memalukan". Mereka dijadwalkan meninggalkan perusahaan bulan depan.
Pemutusan hubungan kerja tersebut diumumkan secara internal pada Juli lalu. Sejumlah karyawan yang bakal keluar membagikan rincian paket pesangon kepada The Register.
Paket itu menggabungkan pesangon statutori dengan sejumlah tambahan, dengan syarat konsultasi berjalan dan karyawan menandatangani perjanjian penyelesaian. Dokumen perusahaan bahkan menyarankan staf membagi gaji tahunan dengan 52 untuk menghitung upah mingguan.
Besar Pesangon Ditentukan Usia dan Masa Kerja
Jumlah minggu pesangon bergantung pada usia karyawan di setiap tahun penuh masa kerja. Setengah minggu upah untuk tiap tahun kerja di bawah usia 22, satu minggu upah untuk usia 22 hingga 40, dan 1,5 minggu upah untuk usia 41 ke atas.
Aturan itu dijelaskan dalam dokumen KPMG. "Jika Anda berusia 41 tahun saat bekerja di KPMG, tarif lebih tinggi 1,5 minggu upah hanya berlaku untuk tahun penuh masa kerja yang diselesaikan setelah Anda berusia 41," demikian bunyi dokumen tersebut.
Pesangon dihitung berdasarkan jumlah tahun masa kerja, maksimal 20 tahun. Karyawan yang bekerja lebih dari 20 tahun hanya menghitung 20 tahun terakhir untuk menentukan jumlah minggu upah yang menjadi haknya.
Plafon Upah Statutori Dicabut, tapi Protes Tetap Muncul
KPMG menghapus plafon upah mingguan statutori sebesar £751 dan menghitung masa kerja parsial yang melebihi enam bulan. Berapa pun masa kerjanya, staf dijamin menerima £1.250 plus pesangon statutori atau delapan minggu upah termasuk pesangon statutori, mana yang lebih tinggi.
Perjanjian itu juga menyediakan bayaran sebagai pengganti pemberitahuan, termasuk kontribusi pensiun pemberi kerja dan tunjangan mobil bila berlaku.
Dokumen penjelasan paket memuat ilustrasi tiga karyawan beserta contoh ketentuan yang bisa mereka terima. Dua di antaranya tampak gembira. Reaksi karyawan sebenarnya jauh berbeda.
Seorang pekerja terdampak menduga reorganisasi ini terutama didorong oleh upaya melindungi kantong laba para partner ekuitas. Partner KPMG Inggris menerima rata-rata £880.000 pada tahun hingga September 2025.
"Skala pembayarannya menghina dan memalukan," kata seorang karyawan terdampak kepada The Register.
KPMG Bicara Soal Dinamika Pasar dan Attrisi Rendah
Juru bicara KPMG menyatakan pasar terus berkembang sehingga perusahaan menyesuaikan fokus dan struktur agar punya keterampilan yang tepat untuk melayani klien. "Untuk merespons dinamika pasar ini ditambah tingkat attrisi yang rendah, kami mengusulkan pengurangan di beberapa tim advisory yang berhadapan langsung dengan klien dan akan mendukung rekan-rekan kami sepanjang proses ini," ujarnya.
Pemangkasan terbaru ini datang enam bulan setelah KPMG menghapus 600 posisi di seluruh organisasi Inggrisnya, termasuk sekitar 120 di Advisory.
Duncan Aitchison, analis di TechMarketView, menilai bisnis konsultasi firma itu sudah lama tertekan karena permintaan pasar yang lesu. Ia memperkirakan pendapatan praktik tersebut turun 9 persen antara fiskal 2024 dan 2025.
"KPMG bukan satu-satunya firma Big Four yang mengambil langkah merombak bisnis konsultasinya. Pada April 2026, PwC UK mengumumkan rencana menggabungkan dua dari tiga bisnis advisory mereka sebagai bagian dari upaya global merespons disrupsi industri konsultasi akibat AI," kata Aitchison.