Perputaran Ekonomi Kreatif Melonjak di Penutupan KKS X Digifest

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00:29 WIB
SULUT JOKO SUPRATIKTO. ( SUMBER : NET )

MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) menutup rangkaian Karya Kreatif Sulawesi Selatan X Digital Festival (KKS X Digifest) dengan total nilai transaksi mencapai Rp1,3 miliar.

Kegiatan yang berlangsung di Mal Ratu Indah, Makassar, pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026 itu dinilai berhasil mendorong promosi produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem UMKM Sulawesi Selatan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, mengatakan capaian transaksi tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal.

"Hingga pukul 12.00 Wita tadi, total nilai transaksi penjualan mencapai Rp1,3 miliar.

Angka ini menunjukkan masyarakat semakin berminat terhadap produk-produk lokal, khususnya produk dari Sulawesi Selatan," ujar Bayu saat penutupan KKS X Digifest, Minggu (2/8/2026) dari Sumbernya.

Menurut Bayu, KKS X Digifest melibatkan sekitar 1.000 pelaku UMKM dari berbagai sektor ekonomi kreatif, seperti wastra, fesyen, kriya, dan kuliner.

Selama penyelenggaraan, jumlah pengunjung yang hadir secara langsung mencapai lebih dari 8.000 orang.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap potensi ekonomi kreatif, khususnya pada sektor wastra dan kriya," katanya dari Sumbernya.

Ia menilai penyelenggaraan KKS X Digifest menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi UMKM Sulawesi Selatan sebagai kekuatan ekonomi berbasis budaya yang berdaya saing dan inklusif.

"Tahun ini kami melihat adanya perpaduan antara pelestarian budaya dan transformasi digital.

Wastra sebagai identitas budaya tidak hanya dipertahankan nilai tradisinya, tetapi juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga mampu membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha," jelasnya dari Sumbernya.

Selain mendorong transaksi UMKM, kegiatan tersebut juga menunjukkan tingginya pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan sosial.

Bayu menjelaskan, BI Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dompet Dhuafa menghadirkan program Wakaf Produktif untuk pemberdayaan ibu rumah tangga melalui Program Pekarangan Pangan Terpadu dengan komoditas cabai dan tanaman produktif lainnya.

"Penghimpunan wakaf produktif melalui QRIS mencapai Rp29 juta," ujarnya dari Sumbernya.

Selain itu, BI juga membuka layanan donasi digital melalui QRIS untuk panti asuhan dan Yayasan Bencana Indonesia.

"Total transaksi donasi digital mencapai sekitar 5.900 transaksi dengan dana yang terkumpul mencapai belasan juta rupiah," katanyadari Sumbernya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Since Erna Lamba, mengapresiasi penyelenggaraan KKS X Digifest yang dinilai menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekonomi daerah.

"Kegiatan ini bukan sekadar pameran dan festival, tetapi menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, perbankan, dan masyarakat.

Antusiasme masyarakat juga sangat besar.

Sebanyak 80 tenant berpartisipasi, termasuk lebih dari 32 tenant kuliner, sementara sisanya merupakan tenant wastra lokal yang turut menggerakkan perekonomian daerah," ujarnya dari Sumbernya.

Menurut Since, penyelenggaraan KKS X Digifest menunjukkan ekosistem UMKM Sulawesi Selatan semakin berkembang dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Ini menjadi bukti bahwa ekosistem UMKM Sulawesi Selatan semakin maju dan memiliki daya saing untuk menembus pasar nasional hingga internasional," tutupnya dari Sumbernya.

Tags

Terkini