BUMKAM Sekru Kelola Program Ketahanan Pangan Ayam Potong Dana APBN 2026

Kamis, 30 Juli 2026 | 12:30:22 WIB
Kepala Kampung Sekru, Saban Rumain.( SUMBER : NET )

JAKARTA – Kepala Kampung Sekru, Saban Rumain, mengatakan program ketahanan pangan Tahap I Tahun Anggaran 2026 telah mulai dilaksanakan.

Program tersebut didanai melalui Dana Kampung yang bersumber dari APBN dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM).

Hal itu disampaikan Saban Rumain kepada RRI saat ditemui di Kampung Sekru, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Rabu 29 juli 2026.

Menurutnya, pengelolaan melalui BUMKAM dilakukan agar program ketahanan pangan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Ketergantungan Beras Impor Jadi Tantangan Fakfak saat Ini Ia menjelaskan fokus program ketahanan pangan tahun ini adalah pengembangan peternakan ayam potong.

Komoditas tersebut dipilih karena memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian kampung.

Saban berharap pengelolaan peternakan ayam potong dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan bagi BUMKAM di masa mendatang.

Baca juga: Program Cetak Sawah 450 Hektare Mulai Digarap Bertahap di Fakfak "Untuk program ketahanan pangan Tahap I yang bersumber dari APBN Tahun 2026, pengelolaannya dilakukan oleh BUMKAM dengan fokus pada pengembangan peternakan ayam potong," ujar Saban Rumain, dari Sumbernya.

Menurutnya, pemerintah kampung akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Langkah itu dilakukan agar pengelolaan dana ketahanan pangan berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang optimal.

Saban menambahkan keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada kerja sama semua pihak.

Ia berharap BUMKAM dapat mengelola usaha peternakan ayam potong secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kampung Sekru dalam jangka panjang.

Terkini