Bank Mandiri Rilis Fitur Pembayaran Contactless Kartu Kredit di MRT Jakarta

Kamis, 30 Juli 2026 | 12:30:21 WIB
Pembayaran MRT kini bisa pakai kartu kredit contactless Bank Mandiri. ( sumber : net )

JAKARTA – Pihak korporasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) secara konsisten terus mengintensifkan sokongannya terhadap akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran nasional melalui realisasi pembangunan infrastruktur jaringan berstandar global Europay, Mastercard, Visa (EMV) khusus kartu nirsentuh pada fasilitas layanan MRT Jakarta.

Dukungan operasional ini memberikan kemudahan bagi segenap lapisan publik, termasuk para pelancong asing, untuk menuntaskan pembayaran ongkos perjalanan MRT menggunakan instrumen kartu kredit contactless keluaran Bank Mandiri yang tergabung dalam jaringan Mastercard ataupun Visa tanpa ada kewajiban membeli tiket khusus terpisah maupun menukarkan valuta uang.

Pengaplikasian terobosan ini menjadi komponen integral dari peresmian ekosistem sistem pembayaran kartu berbasis nirsentuh yang mengusung standar EMV di MRT Jakarta pada hari Rabu (29/7/2026), yang sekaligus menobatkan MRT Jakarta sebagai pionir moda transportasi massal pertama di Indonesia yang menerapkan standar pembayaran internasional tersebut.

Perlu diketahui pula bahwa standar teknologi EMV ini telah lebih dulu dioperasikan secara luas di lebih dari 150 kota metropolitan utama dunia, mencakup wilayah Singapura, Tokyo, London, Hong Kong, hingga Bangkok, guna menyajikan pengalaman bepergian yang jauh lebih efisien, terjamin keamanannya, serta terintegrasi bagi para pengguna sarana transportasi umum.

Dalam kerangka eksekusi proyek ini, Bank Mandiri bertindak membangun serta mengoperasikan sistem infrastruktur acquiring yang memungkinkan seluruh unit pintu gerbang nirsentuh (contactless gate) di tiap stasiun MRT Jakarta sanggup memproses transaksi kartu kredit berfitur contactless berlogo Visa maupun Mastercard yang diterbitkan oleh institusi perbankan manapun baik di dalam negeri maupun mancanegara, asalkan kartu tersebut telah dibekali spesifikasi fitur contactless/payWave.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, mengemukakan bahwa penerapan mekanisme pembayaran berstandar EMV di MRT Jakarta merupakan manifestasi dari misi perseroan untuk memperluas jangkauan pemanfaatan ekosistem digital finansial ke dalam pelbagai dimensi kehidupan harian masyarakat, termasuk sektor mobilitas urban perkotaan.

"Bank Mandiri bangga mendukung MRT Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin modern dan berstandar internasional.

Implementasi pembayaran berbasis EMV ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi pembayaran digital yang semakin cepat, mudah, dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai aktivitas, termasuk mobilitas perkotaan, ”ujarnya di Jakarta, Rabu (29/7/2026), dari Sumbernya.

Baca Juga Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Capai Rp327 Triliun hingga Juni 2026 Bank Mandiri (BMRI) Optimalkan Pengelolaan SDM Guna Memacu Pertumbuhan yang Berkelanjutan Lebih lanjut ia memaparkan bahwa kehadiran layanan opsi bayar nirsentuh berstandar EMV ini memberi keleluasaan bagi publik untuk merampungkan perjalanan di MRT Jakarta cukup dengan menempelkan langsung kartu kredit fisik berlogo Mastercard atau Visa yang telah dilengkapi fasilitas contactless/payWave pada mesin contactless gate saat melakukan proses masuk (tap in) maupun keluar (tap out).

Bagi para nasabah pemegang rekening Bank Mandiri yang mengoperasikan aplikasi Livin' by Mandiri melalui gawai bersistem Android dengan dukungan teknologi NFC, proses pembayaran juga dapat dieksekusi secara instan lewat fitur Tap to Pay dengan memanfaatkan sumber alokasi dana dari Mandiri Kartu Kredit tanpa keharusan melakukan proses masuk aplikasi (login), di mana nominal transaksi akan langsung disesuaikan secara otomatis mengacu pada tarif rute perjalanan tanpa menuntut ketersediaan saldo prabayar, aktivitas top-up, ataupun pembelian tiket di loket fisik stasiun.

Pengimplementasian fasilitas transaksi nirsentuh di jaringan MRT Jakarta ini turut memperkokoh fondasi ekosistem pembayaran digital Bank Mandiri yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Terhitung hingga bulan Juni 2026, Bank Mandiri mencatatkan pencapaian kepemilikan sekitar 2,2 juta kartu kredit aktif berjejaring Mastercard dan Visa di tengah masyarakat, dengan total volume transaksi lini bisnis kartu kredit yang berhasil diraih mencapai angka Rp43 triliun atau mengalami eskalasi pertumbuhan sebesar 22 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Seirama dengan agenda peluncuran layanan pembayaran tiket MRT via kartu nirsentuh tersebut, Bank Mandiri turut membagikan program promo menarik berupa Program Cashback 50% sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabah setia yang melakukan transaksi pembayaran menggunakan Mandiri Kartu Kredit di MRT Jakarta.

Skema program ini berlaku merata di seluruh stasiun MRT Jakarta yang telah terpasang fasilitas contactless gate pada rentang waktu periode 29 Juli sampai dengan 31 Agustus 2026, dengan besaran nilai cashback sebesar 50% dari total nominal transaksi serta batasan maksimum cashback senilai Rp5.000 per satu kali transaksi.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menyampaikan bahwa penerapan sistem pembayaran tiket dengan memanfaatkan kartu kredit nirsentuh berstandar EMV ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat kenyamanan para pelanggan secara signifikan sekaligus berpartisipasi menyukseskan visi transformasi Jakarta sebagai kota global.

Kehadiran instrumen metode pembayaran berbasis EMV global ini diproyeksikan sebagai pelengkap strategis bagi laju pertumbuhan kota sekaligus mempertegas eksistensi Jakarta di kancah internasional sebagai kota global yang didukung sistem mobilitas modern, aman, serta terintegrasi.

"Melalui inisiatif ini, kota Jakarta kini sejajar dengan lebih dari 150 kota metropolitan dunia, seperti Singapura, Tokyo, Hong Kong, London, New York City, Beijing, Shanghai, dan Bangkok, yang telah mengadopsi sistem pembayaran nirsentuh berbasis EMV dalam layanan transportasi publiknya," tuturnya, dari Sumbernya.

Terkini