JAKARTA – Analis DBS Group Research Radhika Rao mengamati pasar domestik menyusul pengunduran diri secara mendadak Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Dirinya menggarisbawahi terjadinya penurunan awal pada instrumen investasi dalam negeri kala para pemodal mengalkulasi ulang dampaknya atas ketahanan Rupiah serta pasar obligasi.
Rao menekankan pengangkatan Deputi Gubernur Destry Damayanti selaku Gubernur pelaksana tugas serta menegaskan bahwasanya kontinuitas pimpinan, rekam jejak, dan otonomi kelembagaan bakal menjadi faktor krusial guna merawat kepercayaan pada fondasi kebijakan moneter Tanah Air.
"Para investor mencari kejelasan kebijakan setelah Gubernur BI Warjiyo secara tak terduga mengundurkan diri pada hari Senin, dengan alasan pribadi."
"Pasar domestik mengalami pelemahan spontan saat berita itu muncul, ketika para investor berupaya memahami apa arti transisi ini bagi pertahanan rupiah dan pasar obligasi."
"Dalam jangka pendek, penunjukan kepala sementara akan membantu meredakan kekhawatiran transisi, sehingga membantu menstabilkan pasar aset."
"Sebagai langkah berikutnya dalam proses penunjukan kepala BI yang baru, Presiden Prabowo Subianto kemungkinan akan menominasikan seorang kandidat untuk mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)."
“Bagi para investor, keyakinan bahwa bank sentral tetap dipimpin oleh sosok yang berpengalaman dan independen akan penting untuk menjaga kepercayaan terhadap kerangka kebijakan moneter dan menegaskan kembali otonomi institusionalnya.”