KPR Subsidi Capai 111.537 Unit, Pekerja Swasta mendominasi

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10:28 WIB
Ilustrasi rumah subsidi. ( sumber : net )

JAKARTA – Pengucuran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah menyentuh 111.537 unit rumah subsidi disertai alokasi dana senilai Rp 13,874 triliun, tercatat per Kamis (23/07/2026).

Merujuk dokumentasi Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), sejumlah 71.250 unit atau 63,88 persen difungsikan oleh pekerja swasta atau buruh.

Berikutnya, 19.254 unit atau 17,26 persen difungsikan oleh pelaku wiraswasta, 10.944 unit atau 9,81 persen difungsikan aparatur sipil negara (ASN) beserta personel TNI/Polri, dan 10.089 unit atau 9,05 persen difungsikan oleh golongan profesi lain.

BP Tapera bersanding dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bakal melangsungkan akad massal KPR Sejahtera FLPP untuk 62.000 debitur berlokasi di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/07/2026).

Agenda yang mengangkat tema Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera tersebut bakal turut disandingkan lewat penyerahan kunci rumah subsidi hingga akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan berakumulasi Rp 880 miliar.

Kepala Negara RI Prabowo Subianto turut diagendakan menghadiri helatan tersebut.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho membeberkan pematangan penyelenggaraan helatan konsisten dimaksimalkan lewat konsolidasi bersama beragam pihak.

"Kami terus berkoordinasi dengan Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) selaku Ketua Komite kami serta tim Kepresidenan RI. Dukungan penuh juga mengalir dari pihak pemerintah daerah setempat, serta para mitra kerja kami, yaitu Bank Penyalur serta para Asosiasi Pengembang Perumahan," ujar Heru, dikutip dari Sumbernya.

Urai Heru, perhelatan itu menjadi rangkaian lanjutan atas akad massal yang tempo hari terealisasi di Cileungsi, Jawa Barat, mencakup 26.000 unit per 29 September 2025 serta di Serang, Banten, menorehkan 50.030 unit per 20 Desember 2025.

Akad massal KPR subsidi bakal menyertakan 62.000 calon debitur yang terdistribusi pada lebih dari 100 titik di 36 provinsi serta ditopang oleh 36 perbankan penyalur mitra BP Tapera.

Sebanyak 200 calon debitur bakal mendatangi tempat secara tatap muka guna melangsungkan akad, sedangkan 61.800 partisipan lainnya menyimak secara daring.

Partisipan yang mendatangi tempat secara langsung berasal dari 10 perbankan penyalur FLPP, yakni BTN, BNI, Mandiri, BSI, BPD BTN, BPD BJB, BPD Jawa Tengah, BPD Jawa Tengah Syariah, BPD DIY, dan BSN.

Di sisi lain, akad massal KUR Perumahan bakal disimak oleh 7.100 debitur, mencakup 6.873 debitur pada lini permintaan serta 227 debitur pada lini penyedia.

Sebanyak 200 partisipan di antaranya bakal melangsungkan akad secara tatap muka di lokasi.

Pada helatan itu, Prabowo turut dijadwalkan membagikan kunci rumah secara simbolik bagi masing-masing 10 penerima manfaat KPR subsidi beserta KUR Perumahan.

Penerima simbolik KPR subsidi berasal dari beragam mata pencaharian, baik pekerja berpenghasilan pasti maupun tidak pasti, seperti pengemudi ojek online, pemuka agama, asisten rumah tangga, guru, perawat, personel TNI/Polri, sampai pedagang jamu.

Terkini