Metode Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Resmi Hadir di Layanan MRT Jakarta

Kamis, 30 Juli 2026 | 12:10:04 WIB
Naik MRT Jakarta Kini Bisa Tap In Pakai Kartu Kredit. ( sumber : net )

JAKARTA – Pihak manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi memberlakukan mekanisme sistem pembayaran tiket moda perjalanan terbaru.

Sekarang, setiap pelanggan jasa transportasi dapat melakukan proses tap in serta tap out menggunakan instrumen kartu kredit nirsentuh yang populer disebut sebagai EMV Contactless.

Kehadiran opsi metode pembayaran tiket berbasis kartu kredit ini menandzeichor sejarah sebagai terobosan pertama kali yang diimplementasikan pada sektor fasilitas moda transportasi publik di wilayah Indonesia.

Penerapan inovasi mutakhir tersebut dihadirkan dengan tujuan utama memberikan kemudahan bagi segenap warga masyarakat maupun para turis mancanegara yang hendak bepergian menggunakan MRT Jakarta tanpa harus repot membeli atau melakukan pengisian ulang saldo pada kartu khusus terdedikasi.

"Hari ini sistem pembayaran tiket dengan kartu kredit nirsentuh atau yang disebut dengan EMV Contactless di MRT Jakarta, dan ini adalah baru pertama kali yang ada di Indonesia menggunakan kartu kredit," kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam acara Peluncuran Sistem Pembayaran Tiket dengan EMV Contactless di Stasiun MRT Bundaran HI, Rabu (29/7/2026), dari Sumbernya.

Baca juga: Pertama di Indonesia!

Naik MRT Jakarta Bisa Bayar Pakai Kartu Kredit Sebagai tambahan informasi, akronim EMV sendiri merepresentasikan gabungan nama dari tiga entitas korporasi besar dunia yakni Europay, Mastercard, serta Visa.

Kelompok perusahaan ini bertindak sebagai pelopor utama standar spesifikasi keamanan cip kartu pembayaran berbasis global, termasuk di dalamnya produk kartu kredit maupun kartu debit.

Pemanfaatan teknologi sistem EMV Contactless tersebut membuka ruang bagi para penumpang guna merampungkan pembayaran biaya perjalanan dengan memakai kartu kredit berlogo Visa serta Mastercard tanpa kewajiban memiliki kartu khusus MRT atau mengisi saldo uang elektronik (e-money) yang lazim dipakai publik selama ini.

"Kalau mereka akan menggunakan MRT harus menggunakan kartu khusus Sekarang dengan adanya Visa dan Mastercard yang bisa digunakan mereka langsung bisa menggunakan itu," jelas Pramono, dari Sumbernya.

Di samping itu, ia menilai bahwa kemudahan sistem transaksi pembayaran layanan MRT Jakarta memegang peranan krusial sebagai elemen esensial dalam mendongkrak tingkat daya saing kota Jakarta di kancah internasional sebagai kota global.

Pola sistem operasional yang serupa tercatat telah lebih dulu diaplikasikan pada jaringan transportasi massal di berbagai kota metropolitan dunia seperti Singapura, Tokyo, Shanghai, Kuala Lumpur, Hong Kong, Sydney, hingga New York.

"Dengan demikian sebagai kota global Jakarta sekarang ini harus menjadi kota yang sejajar dengan kota-kota yang sudah menerapkan ini.

Di antaranya adalah Singapura, Tokyo, Shanghai, New York, Kuala Lumpur, Hong Kong, Sydney dan sebagainya," jelasnya, dari Sumbernya.

Lebih lanjut, ia memaparkan catatan data empiris dari Badan Pusat Statistik DKI Jakarta yang menunjukkan bahwa angka kunjungan wisatawan atau pelancong luar negeri ke kawasan ibu kota sukses melampaui kisaran 2,5 juta orang sepanjang kurun waktu tahun 2024.

Berbekal implementasi teknologi EMV Contactless ini, para pelancong asing kini bisa secara langsung menaiki armada MRT Jakarta tanpa harus melalui prosedur pembelian kartu perjalanan fisik ataupun menukarkan mata uang demi mengisi saldo.

Berlandaskan urgensi tersebut, Pemerintah Provinsi Jakarta mencanangkan target ambisius agar infrastruktur sistem pembayaran kartu kredit nirsentuh ini ke depan dapat diperluas pengembangannya serta diintegrasikan secara menyeluruh ke dalam jaringan moda transportasi publik lain di Jakarta.

"Nanti bukan hanya MRT, Ke depan saya minta untuk LRT, Transjakarta, TransJabodetabek.

LRT pun, LRT Jakarta maupun LRT yang dibangun oleh pemerintah pusat bisa digunakan," ucapnya, dari Sumbernya.

Terkini