Cadangan Devisa Diperkirakan Naik ke 145 Miliar US dolar , Jadi Sentimen Positif IHSG

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:27:32 WIB
Ilustrasi Indeks Saham (Sumber foto: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026, setelah ditutup naik 0,69 persen pada Senin.

Analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai penguatan indeks saham di Wall Street dan kenaikan harga komoditas menjadi sentimen positif bagi pasar. Namun, tekanan jual investor asing dan pelemahan rupiah menjadi faktor pembatas. “IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi, cenderung menguat dengan kisaran support 5.845/5.775 dan resist 5.990/6.060,” jelas analis CGS International.

Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG telah berhasil ditutup di atas rata-rata pergerakan harian lima dan sepuluh hari (MA5 dan MA10), namun masih berada di atas MA20. “Histogram positif MACD melebar dan Stochastic RSI menguat di area pivot. Sehingga secara teknikal IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan dan menguji level 6.000,” ungkap analis Phintraco.

Meski demikian, Phintraco menyoroti rendahnya volume dan nilai transaksi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini dinilai akibat sikap investor yang cenderung wait and see di tengah minimnya katalis positif, terutama saat musim Initial Public Offering (IPO).

Sejalan dengan itu, analis BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pelaku pasar akan mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia yang diperkirakan meningkat menjadi US$145 miliar. “Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan technical rebound selama bertahan di atas support 5.735, dengan target menguji resistance psikologis 6.000,” jelas analis BRI Danareksa Sekuritas.

Dengan kombinasi sentimen global dan domestik, IHSG hari ini diperkirakan bergerak positif, meski tetap dibatasi oleh faktor pelemahan rupiah dan aksi jual asing.

Terkini