JAKARTA – Harga emas Antam melonjak 34% dalam setahun terakhir, dari Rp1.708.723 menjadi Rp2.679.683 per gram per 23 Juni 2026. Lonjakan ini membuat banyak pemula tertarik berinvestasi emas, namun bukan dengan langsung membeli besar, melainkan dengan strategi tepat sejak gram pertama.
Emas dikenal sebagai aset pelindung nilai jangka panjang. Dalam kondisi inflasi dan ketidakpastian ekonomi global 2025–2026, daya tariknya semakin kuat bagi karyawan, ibu rumah tangga, hingga generasi muda yang baru mulai menabung.
Kenapa emas cocok untuk pemula? Modal kecil jadi alasan utama. Antam menyediakan pecahan 0,5 gram dengan harga sekitar Rp1.454.000 per 23 Juni 2026. Emas juga tidak butuh analisis harian seperti saham atau kripto, nilainya relatif stabil dan mudah dicairkan.
Tentukan tujuan sebelum membeli. Jika untuk dana darurat, simpan setara 3–6 kali pengeluaran bulanan dalam bentuk emas likuid. Untuk tabungan jangka panjang seperti pernikahan atau pendidikan, emas cocok untuk horizon 5–10 tahun. Diversifikasi tetap penting, emas idealnya 10–30% dari portofolio.
Strategi DCA: Beli Rutin, Bukan Sekaligus Dollar Cost Averaging (DCA) jadi strategi aman. Sisihkan 5–10% gaji tiap bulan untuk membeli emas secara rutin, tidak peduli harga naik atau turun.
Contoh harga Antam per 23 Juni 2026:
- 0,5 gram: Rp1.454.000 (buyback Rp1.242.000)
- 1 gram: Rp2.702.000 (buyback Rp2.485.000)
- 2 gram: Rp5.316.000
Dengan DCA, risiko beli di puncak harga bisa diminimalkan.
Beli di tempat resmi. Hindari penipuan emas palsu. Tempat aman: Butik Antam Logam Mulia, Galeri24 Pegadaian, atau kantor Pegadaian. Untuk emas digital, pilih platform terdaftar di BAPPEBTI dan OJK.
Pahami spread. Spread adalah selisih harga beli dan buyback. Contoh 1 gram per 23 Juni 2026: beli Rp2.679.683, buyback Rp2.408.000, selisih Rp271.683 (~10%). Artinya, emas harus dipegang minimal 1–3 tahun agar spread tertutup.
Simpan dengan Benar Emas fisik simpan di brankas atau Safe Deposit Box. Sertifikat wajib dijaga. Untuk emas digital, pastikan platform aman dan aktifkan autentikasi dua faktor.
Jangan panik saat harga turun. Harga emas bisa koreksi, seperti Januari 2026 sempat Rp2.917.810 lalu turun ke Rp2.407.118. Tren setahun tetap positif +34%. Pegang strategi jangka panjang dan jangan panik.
FAQ Singkat Investasi Emas 2026
- Bisa mulai Rp100 ribu lewat emas digital.
- Antam vs UBS: Antam punya jaringan buyback lebih luas, UBS kadang spread lebih kecil.
- Waktu terbaik beli emas: tidak ada yang sempurna, gunakan DCA beli rutin tiap bulan.