JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,08% ke level 6.177 pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026, dengan dukungan volume pembelian. Secara mingguan, indeks naik 2,82% meski tren volume cenderung mengecil.
“Secara teknikal, saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6.328-6.545, namun demikian cermati area koreksi terdekat pada rentang 6.127-6.161. Diperkirakan Support: 5.784, 5.594 dan Resistance: 6.286, 6.459,” tulis riset tersebut.
Untuk perdagangan hari ini, beberapa saham direkomendasikan dengan strategi buy on weakness:
BUVA - naik 2,35% ke Rp870 dengan peningkatan volume beli. Diperkirakan berada di akhir wave A dari wave (A).
Buy on Weakness: Rp710-Rp820
Target Price: Rp1.115, Rp1.215
Stoploss: below Rp685
EMAS - naik 3,17% ke Rp7.325 dengan volume beli meningkat, pergerakan di atas MA20. Diperkirakan berada di awal wave [C] dari wave {B}.
Buy on Weakness: Rp7.125-Rp7.300
Target Price: Rp7.975, Rp8.475
Stoploss: below Rp7.000
ESSA - turun 1,54% ke Rp640 dengan tekanan jual, pergerakan di bawah MA20. Diperkirakan berada di awal wave (B) dari wave [Y].
Buy on Weakness: Rp605-Rp630
Target Price: Rp710, Rp765
Stoploss: below Rp585
GGRM - naik 5,89% ke Rp16.625 dengan volume beli tinggi, pergerakan di atas MA20. Diperkirakan membentuk bagian dari wave D dari wave (B) pada pola triangle.
Trading Buy: Rp16.125-Rp16.575
Target Price: Rp17.125, Rp17.300
Stoploss: below Rp15.750
Pasar modal Indonesia mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah gelombang aksi jual masif dalam 18 tahun terakhir. Indeks berhasil bangkit 16,4% dalam sepekan terakhir, setelah sempat turun hingga 38,2% sepanjang tahun berjalan. Kejatuhan ini melampaui kedalaman koreksi saat pandemi Covid-19 yang tercatat sebesar 37%.