IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Naik Uji Level 6.328 Sampai 6.545

IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Naik Uji Level 6.328 Sampai 6.545
Ilustrasi IHSG (sumber foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan jangka pendek pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026. Indeks sempat naik 0,08% ke level 6.177 pada akhir pekan lalu, dengan akumulasi penguatan 2,82% dalam sepekan. Saat ini, posisi indeks diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dari wave (C), memberi peluang untuk menguat dan menguji rentang 6.328 hingga 6.545.

Namun, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi di area 6.127-6.161 jika terjadi tekanan profit taking. Secara teknikal, support berada di level 5.784 dan 5.594, sementara resistance kuat diproyeksikan di rentang 6.286-6.459.

Untuk perdagangan hari ini, beberapa saham direkomendasikan dengan strategi buy on weakness:

  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)
  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)

Selain itu, saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Masuk radar acuan pasar dengan rekomendasi trading buy setelah mencatat lonjakan volume pembelian.

Pasar modal Indonesia mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah gelombang aksi jual masif dalam 18 tahun terakhir. Indeks berhasil bangkit 16,4% dalam sepekan terakhir, setelah sempat turun hingga 38,2% sepanjang tahun berjalan. Kejatuhan ini melampaui koreksi saat pandemi Covid-19 yang tercatat sebesar 37%.

Meski demikian, momentum kebangkitan jangka pendek ini belum menjadi solusi penuh karena pengelolaan anggaran nasional menghadapi tantangan ketat. “Ini sebuah napas buatan, tetapi bukan obat mujarab. Kami menilai target defisit fiskal saat ini yang sebesar 2,7% sama sekali tidak menyisakan ruang bagi adanya kesalahan,” tulis riset tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index