JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan pada hari ini, Senin, 15 Juni 2026, mengawali perdagangan di zona hijau. Indeks saham domestik dibuka pada level 6.209,10 atau tercatat melesat lebih tinggi dibandingkan dengan posisi penutupan bursa di akhir pekan sebelumnya yang berada di level 6.007,66. Pada pukul 09.05 WIB, indeks tersebut terpantau melonjak hingga 200 poin atau melesat sebesar 3,18 persen.
Laju pergerakan indeks terpantau kokoh mempertahankan posisinya di zona penguatan. Berdasarkan pencatatan pada pukul 09.09 WIB, laju indeks terus merangkak naik hingga menyentuh level 6.214,17, yang berarti mengalami peningkatan sebesar 210 poin atau setara dengan 3,50 persen. Sepanjang berlangsungnya sesi awal transaksi hari ini, indeks saham bergerak pada rentang batas bawah 6.135,32 sampai dengan batas atas 6.213,80.
Selaras dengan tren penguatan indeks utama tersebut, jajaran indeks saham sektoral lainnya di bursa dalam negeri juga ikut bergerak di zona hijau. Pada menit-menit awal perdagangan, indeks LQ45 tercatat mengalami fluktuasi positif ke posisi level 617,50. Sementara itu, indeks IDX30 ikut melaju di zona apresiasi dengan mencatatkan penguatan sebesar 3,12 persen menuju peringkat posisi 349,57.
Indeks KOMPAS100 tidak mau ketinggalan dengan membukukan kenaikan sebesar 3,59 persen ke peringkat 822,60. Untuk indeks saham syariah, ISSI terpantau bergerak menguat sebanyak 2,72 persen menuju level 211,74. Kondisi serupa juga terjadi pada Jakarta Islamic Index yang terapresiasi 3,64 persen ke posisi 372,11 serta diikuti oleh indeks JII70 yang melesat naik 3,47 persen ke tingkat 145,10.
Pergerakan saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks unggulan LQ45 memperlihatkan pergerakan yang cukup bervariasi pada pembukaan transaksi pagi ini. Tepat pada pukul 09.14 WIB, harga saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk atau AADI kedapatan melemah sebesar 1,16 persen menuju ke level harga 8.550 per lembar saham.
Di sisi lain, saham PT Alamtri Minerals Indonesia atau ADRO justru berhasil merangkak naik sebesar 1,75 persen ke posisi harga 2.320. Penguatan ini diikuti oleh saham PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM yang melonjak cukup signifikan sebesar 4,56 persen ke posisi harga 2.980.
Sektor perbankan berkapitalisasi besar juga ikut memimpin jalannya penguatan di menit awal perdagangan hari ini. Emiten PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,64 persen menuju peringkat harga 6.200. Selanjutnya, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI melesat naik sebesar 4,49 persen ke posisi harga 3.730, serta saham PT Bank Tabungan Negara atau BBTN yang melambung bertambah 40 poin ke posisi level harga 1.300.