Proyeksi IHSG Hari Ini Antara Risiko Koreksi dan Potensi Rebound

Rabu, 10 Juni 2026 | 10:48:50 WIB
Ilustrasi IHSG (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal mengalami penurunan pada aktivitas perdagangan hari Rabu (10/6). Sejumlah pengamat pasar modal menilai pergerakan indeks saham domestik tersebut masih memiliki risiko yang cukup besar untuk meneruskan tren penurunan pada transaksi hari ini.

"Cermati area 5.184-5.282 sebagai target koreksi IHSG berikutnya," ujar pengamat teknikal pasar modal dalam laporan kajian harian.

Berdasarkan dinamika pasar tersebut, rentang pergerakan indeks hari ini diperkirakan berada pada area support: 5.517 5.381 Serta batas resistance pada level: 5.941 6.588

Terdapat beberapa pilihan instrumen saham yang dinilai menarik untuk dicermati, di antaranya ANTM, BRMS, MBMA, dan DAAZ.

Secara terpisah, analisis teknikal memprediksi bahwa indeks saham domestik mempunyai kesempatan untuk melanjutkan fase pemulihan. Peluang ini muncul setelah indeks memperlihatkan sinyal penguatan usai bergerak mendekati area proyeksi Fibonacci pada level 5.314.

"Jika mampu menembus resistance 5.964, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan target di kisaran 6.143-6.264," ujar pengamat pasar modal tersebut.

Laju indeks saham untuk hari ini diestimasi akan bergerak pada kisaran level support: 5.314 5.052 4.858 Serta batas resistance di posisi: 5.964 6.264 6.459

Beberapa saham pilihan yang turut disarankan untuk dicermati meliputi AMRT, ANTM, BBNI, BMRI, dan JPFA.

Pada sesi penutupan perdagangan hari Selasa (9/6) sore kemarin, posisi indeks saham domestik mendarat pada level 5.745. Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebanyak 404 poin atau melonjak sebesar 7,57 persen dibandingkan dengan sesi transaksi sebelumnya.

Berdasarkan kompilasi data pasar, total nilai transaksi yang dibukukan para pelaku pasar menembus Rp28 triliun. Adapun jumlah volume instrumen investasi yang ditransaksikan mencapai 45,11 miliar lembar saham.

Pada momen penutupan perdagangan kemarin (9/6), tercatat akumulasi sebanyak 678 saham bergerak menguat, 89 saham mengalami penurunan, sementara 48 saham lainnya bertahan pada posisi tidak berubah.

Terkini