Stasiun Karet Resmi Ditutup Hari Ini, Penumpang Dialihkan BNI City

Stasiun Karet Resmi Ditutup Hari Ini, Penumpang Dialihkan BNI City
Suasana Stasiun Karet. ( sumber : net )

JAKARTA -  Stasiun Karet, Jakarta Pusat, mulai ditutup untuk layanan naik dan turun penumpang Commuter Line hari ini, Selasa (1/9/2026).

Penutupan berlangsung hingga 31 Desember 2026 karena adanya pekerjaan integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

Selama penutupan, penumpang yang biasanya naik dan turun di Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun BNI City.

Pengguna Commuter Line yang sebelumnya mengakses Stasiun Karet dapat menuju BNI City melalui selasar di samping Stasiun Karet.

Menjajal Berjalan dari Stasiun Karet ke BNI City: Jalan Santai 5 Menit, Jalan Cepat 3 Menit

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan, integrasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan layanan Commuter Line Jabodetabek.

Selamat Tinggal, Stasiun Karet Artikel Kompas.id

Pekerjaan mencakup penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi, serta pembenahan akses di sekitar stasiun.

“Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun,” ujar dari Sumbernya, dikutip dari laman resmi KAI Commuter, Senin (31/8/2026).

Demo 27 Agustus di DPR, KAI Tambah 126 Personel di Stasiun Palmerah hingga Tanah Abang

Perjalanan Cikarang tetap berjalan

Penutupan Stasiun Karet tidak mengubah perjalanan Commuter Line Cikarang.

Purnomo mengatakan, kereta tetap melintas seperti biasa.

Perubahan hanya terjadi pada lokasi naik dan turun penumpang.

“Perjalanan Commuter Line Cikarang tidak mengalami perubahan, hanya saja naik dan turun pengguna di Stasiun Karet menjadi di Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” kata dari Sumbernya.

Melihat Stasiun Karet Terakhir Kali Sebelum Ditutup...

Saat ini, terdapat 264 perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang yang melewati Stasiun Karet dan Stasiun BNI City.

Sementara itu, layanan Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tetap beroperasi seperti biasa selama pekerjaan integrasi berlangsung.

Hampir 6 Juta aktivitas penumpang

Penutupan Stasiun Karet akan berdampak pada pola perjalanan banyak pengguna.

Berdasarkan data KAI Commuter, Stasiun Karet mencatat 2.175.455 pengguna yang naik dan 2.127.155 pengguna yang turun sepanjang Januari-Juli 2026.

KCI Akan Rekayasa Perjalanan KRL Rangkasbitung jika Ada Kerumunan di Jalur Palmerah-Tanah Abang

Pada periode yang sama, Stasiun BNI City mencatat 940.478 pengguna yang naik dan 662.808 pengguna yang turun.

Jika digabungkan, kedua stasiun tersebut mencatat 5.905.896 aktivitas naik dan turun pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang Januari-Juli 2026.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, integrasi kedua stasiun nantinya akan dilengkapi fasilitas layanan dan akses yang lebih baik.

“Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal,” ujar dari Sumbernya.

Stasiun Karet dan BNI City Diintegrasikan, Bagaimana dengan Kereta Bandara?

KAI Commuter juga menyiapkan petugas, petunjuk arah, fasilitas informasi, sosialisasi, serta pengaturan arus pelanggan untuk membantu pengguna selama masa pekerjaan.

Karina mengimbau penumpang yang biasanya menggunakan Stasiun Karet untuk menyesuaikan perjalanan dengan menggunakan Stasiun BNI City.

“Selalu perhatikan informasi dan arahan dari petugas di stasiun selama masa proses pekerjaan integrasi ini,” kata dari Sumbernya.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7.

Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index