JAKARTA - Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures pada pukul 09.05 WIB, mata uang Garuda dibuka melemah 0,32% atau terkoreksi 57 poin ke posisi Rp17.750 per dolar AS.
Selain mata uang lokal, beberapa mata uang di Asia pun turut dibuka melemah terhadap dolar AS.
Ringgit Malaysia terhadap dolar AS melemah 0,20%, menyusul baht Thailand melemah 0,17%, dolar Taiwan melemah 0,10%, serta peso Filipina melemah 0,05%.
Sebaliknya, rupee India memimpin penguatan terhadap dolar AS sebesar 0,17%, diikuti yen Jepang menguat 0,16%, yuan China menguat 0,08%, won Korea Selatan menguat 0,07%.
Selain itu dolar Singapura terhadap dolar AS pun menguat 0,05%, dan dolar Hong Kong menguat 0,01%.
Pakar Doo Financial Futures Lukman Leong memprediksi, nilai tukar rupiah menghadapi tekanan berat terhadap dolar AS yang tengah menguji kenaikan tajam (rebound).
Kombinasi sinyal kebijakan moneter dari AS dan meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah menjadi penekan utama pergerakan mata uang Garuda.
Dia mengungkapkan, dolar kembali perkasa setelah nada hawkish dari Kepala Federal Reserve Kevin Warsh yang memberikan sinyal ketat bagi arah suku bunga AS.
Selain itu, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas pasca serangan AS terhadap Iran, sehingga mendorong investor berbondong-bondong mengamankan dana ke aset safe haven dolar AS.
“Melihat tekanan tersebut, pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp17.650 – Rp17.800 per dolar AS,” ujarnya, Senin (31/8/2026).
Di samping faktor eksternal, fokus para pelaku pasar sepanjang pekan ini hingga esok hari akan tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi domestik dan regional yang krusial, utamanya data inflasi dan data perdagangan.
Berikut kurs dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI hari ini Senin (31/8/2026):
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.50 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.743 dan harga jual sebesar Rp17.763 berdasarkan e-rate
Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.550 dan harga jual Rp17.830.
Lalu berdasarkan bank notes, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp17.550 dan Rp17.830.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing sebesar Rp17.608 dan Rp17.799 untuk e-rate.
Lalu untuk TT counter, bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp17.550 per dolar AS dan harga jual Rp17.850 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.24 WIB menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp17.725 dan Rp17.755 per dolar AS.
Kemudian, bank dengan logo pita emas itu mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.530 dan harga jual Rp17.830 untuk TT counter.
Lalu untuk bank notes, Bank Mandiri menetapkan harga beli sebesar Rp17.490 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp17.790 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 09.50 WIB menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates masing-masing sebesar Rp17.740 dan Rp17.770.
Berdasarkan TT counter, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.500 dan harga jual Rp17.800.
Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.500 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp17.800 per dolar AS.