Tanpa APBD, Pemprov Jakarta Targetkan Investasi Rp16 Triliun di JITEX 2026

Tanpa APBD, Pemprov Jakarta Targetkan Investasi Rp16 Triliun di JITEX 2026

FINANSIALFOKUS.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Asian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) akan menggelar JITEX 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran. Perhelatan ini mengusung fokus perluasan akses pasar UMKM serta penguatan koneksi investasi internasional.

Kolaborasi Swasta Gantikan Peran APBD

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, menegaskan bahwa penyelenggaraan JITEX 2026 menjadi pembuktian bahwa sektor usaha mampu menjalankan agenda strategis pemprov secara mandiri.

"Untuk pertama kalinya JITEX diselenggarakan oleh asosiasi usaha tanpa menggunakan APBD. Ini menunjukkan bahwa creative financing tidak hanya dapat didorong oleh pemerintah, tetapi juga melalui kontribusi dan kolaborasi sektor swasta," ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Selasa (01/09/2026).

Yustinus menambahkan, sinergi lintas instansi seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, dan asosiasi usaha menjadi kunci penguatan ekosistem ekonomi Jakarta ke depan.

Strategi JITEX 2026 Buka Pasar Ekspor UMKM

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyebut ajang ini menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha kecil untuk menembus pasar global, bukan sekadar pameran dagang domestik.

"JITEX menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan produk unggulan Indonesia untuk tidak hanya dikenal di pasar domestik, tetapi juga mendapatkan akses menuju pasar internasional," kata Ratu.

Pemerintah menilai kehadiran buyer dan investor asing dalam pameran ini akan memperpendek rantai distribusi produk lokal ke pasar ekspor.

ATTEC Fokus Jaring Investor Asing dan Target Investasi

Ketua Umum ATTEC & HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menyampaikan bahwa pihaknya membidik potensi kesepakatan investasi senilai Rp16 triliun selama empat hari pelaksanaan. Target tersebut berasal dari komitmen investor dan buyer yang diundang melalui jaringan internasional ATTEC.

"Targetnya kita kira-kira enam belas triliun tahun ini, itu dari investasi yang kita harapkan bisa kita, potensi ya," jelas Budihardjo.

Peran ATTEC pada gelaran tahun ini diperluas menjadi penghubung antara Jakarta dengan investor, business association, serta delegasi dagang dari berbagai negara. Fokus tersebut diarahkan untuk membuka peluang perdagangan, distribusi, dan kerja sama strategis jangka panjang.

Melalui jaringan delegasi internasional yang dimiliki, JITEX 2026 diharapkan memperkuat posisi Jakarta sebagai hub bisnis Asia Tenggara bagi pelaku usaha nasional dan mitra global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index