Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Masih Menunggu Kepastian

Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Masih Menunggu Kepastian

FINANSIALFOKUS.COM — Turnamen yang dijadwalkan bergulir pada 24 September hingga 4 Oktober 2026 ini berpotensi kehilangan salah satu pesertanya. Timnas India disebut memilih mengundurkan diri karena ingin fokus menghadapi raksasa dunia, Brasil, di periode yang sama. Keputusan itu membuka peluang bagi Bangladesh untuk mengisi slot kosong dan bersaing dengan Timnas Indonesia, Malaysia, serta Singapura di Grup A.

PSSI Belum Terima Konfirmasi Resmi Soal Pengganti India

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, angkat bicara menanggapi kabar yang beredar. Ia menegaskan federasi belum bisa memastikan perubahan peserta karena situasi masih sangat dinamis.

"Ya, kami belum bisa memastikan karena dinamis dan nanti setelah ada update atau kepastian baru, PSSI akan menyampaikan kembali ke rekan-rekan media," ujar Yunus Nusi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).

Bangladesh Bergerak Cepat, Panggil 28 Pemain untuk TC

Sikap hati-hati PSSI berbanding terbalik dengan langkah Federasi Sepak Bola Bangladesh. Lewat akun media sosial resminya, mereka sudah mengonfirmasi pemanggilan 28 pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Dhaka.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Bangladesh serius memanaskan persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026. Jika kabar ini terkonfirmasi, laga Timnas Indonesia kontra Bangladesh berpotensi tersaji di babak penyisihan grup.

Buntut Mundurnya India demi Laga Kontra Brasil

Keputusan India mundur bukan tanpa alasan. Tim asal Asia Selatan itu dikabarkan tidak mau melewatkan kesempatan emas menjamu Selecao dalam laga uji coba bergengsi yang jatuh pada periode yang sama dengan FIFA ASEAN Cup 2026.

Pilihan ini tentu mengubah peta persaingan di Grup A. Jika Bangladesh resmi masuk, laga melawan Timnas Indonesia diprediksi berjalan menarik mengingat kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk lolos dari fase grup.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index