FINANSIALFOKUS.COM — Penggemar serial The Witcher harus bersabar lebih lama lagi. CD Projekt Red (CDPR) secara resmi mengumumkan bahwa sekuel terbaru mereka, The Witcher 4, ditargetkan rilis pada 2028. Kabar ini disampaikan langsung oleh Co-CEO Michał Nowakowski melalui video singkat yang diunggah di media sosial pekan ini.
Ambisi Besar di Balik Proyek "Paling Berani"
Dalam pernyataannya, Nowakowski tidak ragu menyebut The Witcher 4 sebagai proyek paling ambisius dalam sejarah CDPR. "Simply put, this is our biggest, boldest and most ambitious game to date," ujarnya. Ia juga meminta maaf kepada penggemar yang harus menunggu lebih lama, namun menegaskan pentingnya waktu pengembangan yang matang.
Pernyataan ini menjadi angin segar sekaligus ujian kepercayaan. Pasalnya, CDPR masih membawa memori buruk dari perilisan Cyberpunk 2077 yang bermasalah di hari pertama. Dengan tenggat yang lebih panjang, CDPR tampaknya ingin memastikan kualitas The Witcher 4 sudah sempurna sejak awal, bukan sekadar mengejar target kalender.
Gamescom 2025: Fokus ke Ekspansi Wild Hunt, Bukan Sekuel
Meski mengumumkan jadwal rilis The Witcher 4, CDPR memastikan tidak akan menampilkan cuplikan game tersebut di ajang Gamescom yang digelar 26 Agustus mendatang. Sebagai gantinya, mereka akan memamerkan ekspansi terbaru untuk The Witcher 3: Wild Hunt bertajuk Songs of the Past.
Ekspansi ini menjadi konten berbayar ketiga untuk game 2015 tersebut, hadir satu dekade setelah ekspansi kedua. CDPR berjanji akan membagikan "banyak detail" soal ekspansi ini di Gamescom, termasuk bocoran cerita gelap dan konten baru yang akan dibawanya. Songs of the Past dijadwalkan rilis pada 2027.
Mengapa Penundaan Ini Justru Kabar Baik?
Keputusan CDPR untuk mundur dari siklus rilis game AAA yang biasanya 3-4 tahun patut dicermati. Dengan tenggat 2028, CDPR memberi ruang pengembangan hampir enam tahun sejak pengumuman awal pada 2022. Ini adalah jeda yang sehat untuk sebuah proyek sebesar The Witcher 4.
Bagi pemain, menunggu hingga 2028 memang terasa lama. Namun, mengingat pengalaman Cyberpunk 2077 yang sempat ramai kritik karena bug dan performa buruk di konsol lawas, pendekatan hati-hati ini justru menunjukkan kedewasaan CDPR dalam mengelola ekspektasi. Mereka memilih belajar dari kesalahan masa lalu daripada mengulanginya demi kepuasan jangka pendek.
Apa yang Bisa Dinantikan Pemain?
Hingga kini, CDPR masih bungkam soal detail teknis atau alur cerita The Witcher 4. Yang jelas, proyek ini sudah memasuki tahap produksi penuh. Penggemar setia serial ini bisa mulai menyiapkan diri, karena dengan ambisi yang diumbar, The Witcher 4 diprediksi akan menjadi salah satu rilis game terbesar di akhir dekade ini.
Untuk saat ini, fokus utama CDPR adalah memoles Songs of the Past dan menjaga kepercayaan komunitas. Jika mereka berhasil menghadirkan ekspansi Wild Hunt yang solid di 2027, itu bisa menjadi indikator positif kualitas The Witcher 4 di tahun berikutnya.