Startup Phia Milik Putri Bill Gates Hapus Fitur Kontroversial Usai Dituding Manipulasi Komisi Afiliasi

Startup Phia Milik Putri Bill Gates Hapus Fitur Kontroversial Usai Dituding Manipulasi Komisi Afiliasi
Afiliasi LEAD: Startup belanja berbasis kecerdasan buatan (AI) Phia, yang didirikan putri bungsu pendiri Microsoft Bill Gates, Phoebe Gates, mencabut fitur pemasangan cookie afiliasi otomatis. Langkah ini buntut investigasi Bloomberg yang menemukan dugaan manipulasi sistem demi komisi ilegal. Manajemen membantah sebagian temuan dan tengah meninjau catatan transaksi untuk mengembalikan dana keliru. ISI:

FINANSIALFOKUS.COM — Investigasi Bloomberg mengungkap Phia diduga memasang kode referral atau cookie afiliasi secara otomatis saat pengguna bertransaksi di toko daring lain. Alhasil, platform itu tercatat menerima komisi dari transaksi yang tidak diarahkan melalui sistem mereka. Praktik ini dikenal sebagai cookie stuffing.

Laporan internal yang dikutip Bloomberg menyebut kedua pendiri, Phoebe Gates dan Sophia Kianni, diduga mengetahui operasional fitur bermasalah itu selama berbulan-bulan. Namun, manajemen Phia membantah sebagian besar temuan investigasi tersebut.

Kronologi Pencabutan Fitur dan Langkah Perbaikan

Manajemen Phia menyatakan telah mencabut fitur pemasangan otomatis sejak 7 Juli 2026. Perusahaan kini meninjau ulang seluruh catatan transaksi dan mengembalikan dana komisi yang keliru kepada mitra merek.

"Kami akan belajar dari hal ini dan ingin memastikan pengguna mendapatkan pengalaman belanja terbaik," kata juru bicara Phia dalam pernyataan resmi. Sebagai langkah pencegahan, Phia berencana merekrut kepala kepatuhan baru untuk mengawasi operasional ke depan.

Ancaman Hukum di Amerika Serikat

Pakar hukum dari Cyber Law Firm, Star Kashman, menilai cookie stuffing secara teori dapat dikategorikan sebagai penipuan elektronik atau wire fraud di Amerika Serikat. Pelanggaran semacam ini terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kendati demikian, aparat penegak hukum wajib membuktikan adanya niat jahat serta keterlibatan aktif para pendiri dalam skema penipuan. Kashman memperkirakan sanksi paling realistis bila tuduhan terbukti adalah gugatan perdata dan penalti finansial, bukan hukuman pidana.

Dampak pada Industri Afiliasi dan Startup

Kasus ini menjadi sorotan bagi industri afiliasi yang mengandalkan komisi sebagai model pendapatan utama. Praktik cookie stuffing merusak ekosistem karena merugikan mitra merek yang membayar komisi tanpa manfaat nyata dari lalu lintas kunjungan.

Hingga kini, belum ada dakwaan pidana resmi terhadap Phoebe Gates, Sophia Kianni, maupun entitas Phia. Keduanya alumni Stanford University yang kini menghadapi tekanan publik atas tata kelola perusahaan rintisan yang mereka dirikan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index