BRI Perkuat Peran Perbankan dalam Investasi Kawasan Industri Batam

BRI Perkuat Peran Perbankan dalam Investasi Kawasan Industri Batam
BRI. ( sumber : net )

BATAM - Peran perbankan dalam mendorong investasi di Batam, Kepulauan Riau, tidak lagi sebatas menyediakan pembiayaan, tetapi berkembang menjadi mitra yang mendukung kebutuhan investor dari tahap persiapan hingga operasional usaha.

Group Head PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Adhi Pratama mengatakan BRI menyiapkan solusi keuangan terintegrasi untuk mendukung ekosistem kawasan industri, termasuk kebutuhan investor asing dan perusahaan yang menjadi tenant.

Konsep tersebut dikembangkan melalui layanan one-stop solution yang mencakup pembiayaan, transaksi bisnis, pengelolaan arus kas, perdagangan dan valuta asing, hingga kebutuhan rantai pasok.

"BRI menawarkan solusi dengan menyediakan layanan keuangan yang disesuaikan untuk memenuhi beragam kebutuhan bisnis," kata Adhi dalam acara Batam Investment Forum 2026.

Menurut dia, kebutuhan perusahaan di kawasan industri dimulai sejak sebelum kegiatan operasional berjalan.

Investor membutuhkan lokasi, survei, legalitas usaha, mitra lokal, jaringan rantai nilai, serta dukungan modal dan pembiayaan.

Kebutuhan tersebut kemudian berkembang ketika perusahaan mulai beroperasi, termasuk kebutuhan infrastruktur, tenaga kerja, kendaraan operasional, asuransi dan pengelolaan transaksi perusahaan.

Karena itu, BRI menempatkan perbankan sebagai bagian dari ekosistem investasi, bukan hanya sebagai lembaga penyedia kredit.

Adhi menjelaskan pengembangan kawasan industri membutuhkan dukungan berbagai infrastruktur, seperti air, pengolahan air limbah, listrik dan internet.

BRI melalui tim Foreign Direct Investment juga menyiapkan dukungan bagi kebutuhan investor asing yang masuk ke kawasan industri.

"FDI Team kami siap mendukung kebutuhan investasi," kata dia.

Setelah perusahaan beroperasi, dukungan diperluas melalui layanan untuk kebutuhan tenaga kerja, asuransi, kendaraan operasional hingga transaksi perusahaan.

Melalui PKSS yang merupakan bagian dari BRI Group, misalnya, perusahaan dapat memperoleh dukungan tenaga kerja yang telah diverifikasi.

Sementara BRI Finance menyediakan kebutuhan kendaraan operasional perusahaan.

Menurut Adhi, penguatan ekosistem investasi juga perlu melihat rantai bisnis secara menyeluruh, mulai dari bahan baku, proses manufaktur hingga distribusi.

Karena itu, BRI menyediakan layanan Trade and Forex, pembiayaan khusus, business matching dari usaha mikro hingga korporasi, serta perlindungan aset dan asuransi.

Pendekatan tersebut memungkinkan pelaku usaha memperoleh dukungan keuangan sesuai kebutuhan pada setiap tahapan bisnis.

"BRI offers solution by providing financial services tailored to meet diverse business needs (BRI menawarkan solusi dengan menyediakan layanan keuangan yang disesuaikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan bisnis)," kata Adhi.

Dalam konteks Batam, model tersebut dinilai relevan karena pertumbuhan investasi tidak hanya membutuhkan kawasan industri dan modal, tetapi juga rantai pasok yang mampu menghubungkan perusahaan besar dengan pelaku usaha lainnya.

Dengan demikian, investasi yang masuk diharapkan dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal.

"BRI juga menawarkan berbagai layanan korporasi, mulai dari rekening perusahaan, kartu korporasi, transaksi valuta asing, trade finance, bank garansi, pengelolaan kas, penggajian, manfaat karyawan, hingga pembiayaan kepemilikan rumah dan kendaraan," kata dia.

Layanan tersebut dikembangkan dalam konsep One BRI Solutions, yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan finansial perusahaan dalam satu ekosistem.

Menurut Adhi, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya perbankan untuk mengikuti perubahan kebutuhan dunia usaha yang semakin kompleks.

Dengan investasi Batam yang terus berkembang dan masuknya investor dari berbagai negara, kebutuhan terhadap layanan keuangan yang cepat, terintegrasi dan mampu mengikuti rantai bisnis juga semakin besar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index