Volume Transaksi Merchant BRI Tembus Rp67,9 Triliun di 2026

Volume Transaksi Merchant BRI Tembus Rp67,9 Triliun di 2026
QRIS Melonjak 76%. ( sumber : net )

JAKARTA – Kenaikan transaksi digital lewat merchant beserta QRIS kian menjadi penyokong penghimpunan dana murah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Sampai Triwulan I/2026, lonjakan aktivitas pembayaran digital ikut memperkokoh basis current account saving account (CASA), yang saat ini menyentuh 68,07% dari keseluruhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perusahaan.

Pada lini bisnis pembayaran, total merchant BRI merambat naik menuju 323,7 ribu.

Nilai transaksi merchant merangkak 26,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) menuju Rp67,9 triliun.

Di samping itu, nilai transaksi QRIS meledak 76% YoY menuju Rp30,5 triliun.

Mengenai total transaksi QRIS merangkak naik 86,7% dibanding kurun waktu serupa pada tahun sebelumnya menuju melampaui 253 miliar transaksi.

Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto mengatakan penguatan ekosistem merchant dan QRIS tidak hanya memperluas jaringan transaksi digital, tetapi juga mendukung penghimpunan dana murah berbasis transaksi sekaligus membuka peluang pertumbuhan bagi pelaku usaha.

"Seiring dengan meningkatnya transaksi digital, BRI terus menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah, dan andal bagi masyarakat. Hingga saat ini, 98,9% transaksi BRI telah dilakukan melalui e-channel. Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat literasi keuangan digital, khususnya dalam pemanfaatan QRIS, agar adopsi pembayaran non-tunai semakin luas dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya, dari Sumbernya.

Mengacu pada penjelasan Aquarius, pemantapan itu berbanding lurus dengan taktik BRI memperkokoh funding franchise lewat efisiensi saluran digital.

Upaya itu dieksekusi melalui peningkatkan akuisisi serta pemantauan transaksi nasabah, mempererat kemitraan bersama merchant, serta memajukan ekosistem pembayaran di beragam lini bisnis.

Pencapaian transaksi digital itu ikut menyokong ekspansi dana pihak ketiga BRI.

Mendekati Maret 2026, perusahaan mengumpulkan DPK senilai Rp1.555,1 triliun, merangkak naik 9,4% YoY.

Dari angka itu, CASA konsolidasian menyentuh Rp1.058,6 triliun atau sebanding 68,07% dari keseluruhan DPK, melonjak dibanding 65,77% pada kurun waktu yang sama di tahun lalu.

Secara menyeluruh, hingga Triwulan I/2026 keseluruhan aset BRI menyentuh Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2% dibanding kurun waktu serupa pada tahun lalu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index