JAKARTA – Pihak korporasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara resmi mulai memberlakukan sistem transaksi pembayaran tiket perjalanan publik yang mengandalkan teknologi kartu kredit nirsentuh (contactless) di moda transportasi massal MRT Jakarta.
Inovasi sistem digital mutakhir ini mulai dioperasikan secara efektif sejak hari Rabu, 29 Juli 2026, dengan mengadopsi standar jaringan global Europay, Mastercard, serta Visa (EMV).
“Implementasi pembayaran berbasis EMV ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi pembayaran digital yang semakin cepat, mudah dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai aktivitas, termasuk mobilitas perkotaan,” kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, dari Sumbernya.
Berbekal pengoperasian mekanisme tersebut, setiap pelanggan kini leluasa melunasi tarif perjalanan MRT Jakarta cukup dengan memanfaatkan kartu kredit berlogo Mastercard atau Visa yang telah tersemat fitur nirsentuh di dalamnya.
Baca juga: DKI dan MRT Jakarta perkenalkan sistem pembayaran kartu kredit nirkontak Di samping itu, Bank Mandiri turut membangun serta mengelola infrastruktur pendukung yang memungkinkan seluruh perangkat gerbang nirsentuh (contactless gate) di setiap stasiun MRT Jakarta mampu memproses transaksi kartu kredit terbitan institusi perbankan lokal maupun luar negeri.
Proses pembayaran dapat diselesaikan dengan cara menempelkan langsung kartu pada mesin pembaca gerbang ketika penumpang mulai memasuki area peron maupun saat keluar stasiun.
Selanjutnya, kalkulasi besaran nilai transaksi bakal dihitung secara otomatis berpedoman pada tarif resmi perjalanan masing-masing penumpang.
Terlepas dari penggunaan kartu kredit fisik konvensional, para nasabah pemegang rekening Bank Mandiri yang mengoperasikan gawai bersistem Android dengan dukungan teknologi NFC juga diberikan kemudahan melakukan pembayaran lewat fitur Tap to Pay di dalam aplikasi Livin’ by Mandiri.
Fasilitas fitur tersebut memanfaatkan sumber dana dari limit Mandiri Kartu Kredit serta dapat langsung dipakai bertransaksi tanpa repot mengantre beli tiket di loket ataupun melakukan isi ulang saldo prabayar.
Nantinya, akumulasi nominal transaksi akan disesuaikan secara presisi dengan besaran tarif rute perjalanan yang ditempuh pengguna MRT Jakarta.
Baca juga: MRT Jakarta-KAI siapkan integrasi Stasiun Monas dan Gambir Berdasarkan catatan statistik internal per Juni 2026, Bank Mandiri mengonfirmasi kepemilikan basis sekitar 2,2 juta kartu kredit aktif yang terintegrasi dalam jaringan Mastercard dan Visa.
Pada rentang waktu laporan yang serupa, total volume transaksi dari lini bisnis kartu kredit perseroan berhasil menorehkan angka Rp43 triliun, yang merefleksikan catatan pertumbuhan positif sebesar 22 persen jika dikomparasikan terhadap periode tahun sebelumnya.
Guna memberikan dukungan maksimal terhadap penetrasi penggunaan kartu kredit nirsentuh pada operasional MRT Jakarta, Bank Mandiri turut menggulirkan program promosi khusus berupa cashback sebesar 50 persen.
Skema program menarik ini berlaku merata di seluruh titik stasiun MRT Jakarta yang telah terpasang fasilitas contactless gate khusus pada rentang jadwal 29 Juli sampai dengan 31 Agustus 2026, dengan ketentuan besaran cashback senilai 50 persen dari total transaksi serta batasan maksimum cashback mencapai Rp5.000 per satu kali transaksi.