BNI Sekuritas Prediksi IHSG Tes Resistance 5950–6050 Hari Ini

BNI Sekuritas Prediksi IHSG Tes Resistance 5950–6050 Hari Ini
Ilustrasi IHSG (sumber foto: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (10/7/2026) diproyeksikan berpotensi naik untuk menguji resistance di level 5950–6050. Meski demikian, sepanjang belum mampu menembus di atas 6050, IHSG dinilai masih rentan kembali terkoreksi.

BNI Sekuritas dalam riset harian menyebutkan, penguatan bursa Wall Street pada Kamis (9/7) ditopang rally saham semikonduktor dan pelemahan harga minyak di tengah ketegangan AS–Iran. Nasdaq Composite naik 1,30 persen, S&P 500 menguat 0,81 persen, dan Dow Jones bertambah 0,27 persen. Bursa Eropa juga mencatat kenaikan, sementara pasar Asia bergerak variatif dengan mayoritas indeks menguat.

Dari dalam negeri, IHSG kemarin ditutup naik 0,67 persen, meski masih disertai net sell asing sebesar Rp674 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain MAPI, BBRI, BRMS, AMMN, dan CPIN.

“Support IHSG diperkirakan berada di 5800–5870 dan resistance di 5970–6050,” ujar Fanny Suherman, CFP, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Jumat (10/7/2026).

Rekomendasi Trading Idea Hari Ini:

  • BRMS: Buy if Break 496, target 500–520, cutloss di bawah 490.
  • AMMN: Spec Buy area 3430–3450, target 3490–3530, cutloss di bawah 3400.
  • BRPT: Spec Buy area 1580–1600, target 1650–1700, cutloss di bawah 1560.
  • BNBR: Spec Buy area 86–89, target 91–93, cutloss di bawah 85.
  • CPIN: Spec Buy area 3040–3070, target 3090–3110, cutloss di bawah 3030.
  • HRTA: Spec Buy area 1745, target 1755–1770, cutloss di bawah 1740.

Dengan kondisi pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik dan nilai tukar Rupiah yang menembus Rp18.100, pelaku pasar diimbau tetap waspada sambil mencermati peluang teknikal di saham-saham pilihan tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index