Presiden Prabowo Dorong KPR 40 Tahun, Menteri PKP Matangkan Regulasi Baru

Presiden Prabowo Dorong KPR 40 Tahun, Menteri PKP Matangkan Regulasi Baru
Menteri PKP Manruar Sirait "Ara" (sumber foto: NET)

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Maruarar Sirait) mengklaim tengah menyiapkan regulasi baru untuk penerapan skema kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun. Ara menyebut regulasi ini dimatangkan bersama kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, BP Tapera, hingga Otoritas Jasa Keuangan.

"Kita sudah bicarakan di Tapera, dengan Pak Menteri Keuangan, Menteri Tenaga Kerja, OJK, dan semua setuju mendukung," kata Ara.

Menurutnya, perpanjangan tenor hingga 40 tahun akan mempermudah masyarakat mengakses rumah subsidi. Kebijakan ini juga meringankan cicilan pembelian rumah hingga bisa di bawah Rp1 juta per bulan. "Dengan ini akan banyak peminatan untuk rumah subsidi karena cicilannya bisa lebih rendah, bisa di bawah Rp1 juta," tegas Ara.

Maruarar memastikan regulasi yang disusun akan segera diterbitkan. "Kita kasih beberapa regulasi lagi. Saya berharap tidak terlalu lama lagi akan bisa dijalankan," ujarnya.

Sebelumnya, usulan tenor 40 tahun disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh (1/5/2026). Prabowo menyoroti beban pengeluaran buruh untuk tempat tinggal yang tinggi, sehingga diarahkan menjadi cicilan kepemilikan rumah dengan tenor panjang dan terjangkau.

"Jadi yang tadi 30 persen untuk kontrak, kita kurangi. Itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri. Cicilnya kalau bisa 20 tahun. Kalau nggak bisa 20 tahun, 25 tahun. Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun. Karena buruh tidak mungkin lari kemana-mana, betul? Petani dan nelayan, nggak mungkin lari kemana-mana," jelas Presiden.

Pemerintah juga berkomitmen memperbanyak hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Sasaran kita minimal satu juta rumah akan mulai tahun ini juga. Rumah-rumah ini akan dibuat di cluster dekat kawasan industri, dekat dengan tempat bekerja," ujar Prabowo.

Dengan regulasi KPR 40 tahun yang segera diterbitkan, masyarakat berpenghasilan rendah diharapkan semakin mudah memiliki rumah dengan cicilan ringan dan tenor panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index