JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan Kamis (9/7/2026). Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka melemah tipis ke level 5.865,76 dari penutupan sebelumnya di 5.873,37.
Pada pukul 09.02 WIB, IHSG turun 0,51 persen ke posisi 5.842,67. Tekanan berlanjut hingga pukul 09.06 WIB, IHSG terkoreksi 0,36 persen ke level 5.851,62. Indeks LQ45 juga melemah 0,54 persen ke posisi 580.
Sepanjang sesi awal, IHSG bergerak di rentang tertinggi 5.870,64 dan terendah 5.839,66. Sebanyak 259 saham melemah, 177 saham menguat, dan 211 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan tercatat 141.050 kali dengan volume 1,2 miliar saham dan nilai transaksi Rp602 miliar. Posisi dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp18.062.
- Performa sektoral IHSG (9 Juli 2026):
- Sektor kesehatan: turun 0,99 persen
- Sektor infrastruktur: turun 0,67 persen
- Sektor keuangan: turun 0,43 persen
Sektor industri: naik 1,36 persen (satu-satunya bertahan di zona hijau)
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji level 6.083–6.203, dengan area koreksi di 5.752–5.840. Level support IHSG berada di 5.486–5.317, sementara resistance di 6.007–6.286.
Sementara riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance di 5.640–6.000.
Rekomendasi saham hari ini (9 Juli 2026):
- PT Elnusa Tbk (ELSA)
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
- PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA)
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
Dengan kondisi pasar yang masih tertekan, investor disarankan mencermati saham sektor industri yang menunjukkan ketahanan, serta memperhatikan area support dan resistance untuk strategi trading jangka pendek.